Kakek Ayun Tewas Terbakar di Pondoknya

Penulis -

Minggu, 9 Desember 2018 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok, Prokabar – Seorang kakek tewas terpanggang di dalam pondoknya yang ludes dimamah si jago merah, Minggu (9/12) di Dusun Tabek Dangka, Jorong Koto Gadang Guguek, Nagari Talang, Kabupaten Solok.

Di subuh buta itu masyarakat dikejutkan dengan berkobarnya api di pondok Kakek Ayun (90). Rumah yang terbuat dari kayu itu pin hangus dilalap api beserta penghuninya yang tinggal seorang diri.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, rumah kayu berukuran sekitar 4×4 meter tersebut dihuni oleh Mak (Kakek) Ayun (90).

Diduga kuat, pria yang diketahui hanya tinggal sendirian di pondok itu tidak bisa menyelamatkan diri ketika api melahap pondok.

Peristiwa kebakaran itu baru diketahui warga ketika api sudah membesar. Suara teriakan minta tolong korban terdengar sayup lantaran jarak pondok dengan rumah warga cukup jauh.

Salah seorang saksi mata, Esi (35) menuturkan, dirinya mendengar teriakan minta tolong di pagi buta sekitar Pukul 03.30 WIB.

Antara sadar dan tidak, saksi pun langsung keluar rumah, matanya langsung tertuju pada kobaran api yang nampak membara dari sebuah pondok yang agak jauh dari rumahnya.

Melihat adanya kebakaran, Esi bersama warga lainnya langsung mendatangi lokasi dan berusaha memadamkan api.

Namun sayang, Mak Ayun, penghuni pondok ditemukan dalam keadaan ikut terbakar bersama pondok yang dihuninya.

Warga langsung melaporkan kejadian itu pada petugas Polsek Gunung Talang yang tak berapa lama langsung tiba di lokasi dan mengevakuasi korban dari puing sisa kebakaran.

Menurut Kapolres Arosuka, AKBP Ferry Irawan melalui Kapolsek Gunung Talang, Iptu Yasril menyebut, kebakaran diduga kuat akibat lampu minyak tanah atau sejenisnya yang jatuh dan memakan kayu pondok.

“Diduga kuat akibat ada sejenis lampu dari minyak yang terjatuh dan memicu terbakarnya rumah,” sebut Iptu Yasril.

Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum di rumah sakit dan memutuskan untuk menguburkan korban secepatnya. Hingga berita ini diturunkan, korban sudah dimakamkan di pandam pekuburan keluarga.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB