Lubuk Basung, Prokabar — Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto batal Divaksin karena mengalami hipertensi, pada pencanangan vaksinasi di aula Kantor Bupati Agam, Senin (1/2). Diketahui mendapat tekanan darah tinggi, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dari tenaga medis.
“Dua kali menjalani pemeriksaan, tapi tekanan darah masih tinggi, sehingga saya batal sebagai penerima vaksin pertama,” ujarnya dikutip dari AMC.co.id.
Pemeriksaan tekanan darah kedua lanjutnya, sedikit menurun dibanding dari pertama, namun masih belum memenuhi standar untuk divaksin. “Kalau tidak hari ini, Insyaallah besok pagi akan diupayakan bisa divaksin,” sebutnya.
Usai Sekda Agam, Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Basung, Yunindro Fuji Ariyanto melanjutkan penerima vaksin Covid-19. “Alhamdulillah, saya telah menjalani vaksinasi dan semua berjalan lancar,” ujar Yunindro Fuji Ariyanto.
Ia mengaku tidak merasakan efek samping apapun setelah penyuntikan vaksin, bahkan saat itu istrinya Endah Rumaningsih juga ikut.
“Setelah divaksin dan observasi selama 30 menit, saya tidak merasakan apa-apa,” sebutnya.
Hal senada juga disampaikan Kajari Agam, Rio Rizal yang juga penerima vaksin. Ia merasa aman dan nyaman setelah divaksin.
“Saya masih merasakan sehat dan tidak ada dampak apapun setelah divaksin,” tuturnya.
Setelah divaksin, seluruh penerima diberikan kartu vaksinasi Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Agam. (rud)
















