Agam, Prokabar – Mendapat kekuatan dukungan Bupati Agam, Andri Warman membuat Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Syatria mulai menggenjot sejumlah terobosan. Terutama memperkuat pemantapan desa wisata di sejumlah kenagarian.
Salah satu nagari atau desa itu adalah Nagari Sungai Batang yang berada di Kecamatan Tanjung Raya. Merupakan kampung kelahiran ulama besar seperti Buya Hamka, Dr. H. Abdul Karim Amrullah dan Syekh Muhammad Amrullah.
Sebelumnya, sekelompok pemuda telah melakukan pergerakan dengan menggali potensi tersebut. Namun belum sukses dalam perencanaan paket wisata religius, meski sempat menggagas dan membuat Program Pendidikan Surau, Festival Rinuak dan Pramuka Tikam Jejak Buya Hamka.
Sejumlah titik ditelusuri dan mendapat informasi penting tentang potensi wisata religius tersebut. Seperti Makam Syekh Muhammad Amrullah, Kutub Chanah dan Makam Dr. H. Abdul Karim Amrullah dan Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka.
Dalam penelusuran itu, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agamn itu didampingi Pokdarwis Sungai Batang dan Koordinator KPGH (Komunitas Pemuda Generasi Hamka) Tanjung Raya.
“Kita mengetahui betul sejarah dan potensi Nagari Sungai Batang. Salah satu negeri ulama dahulunya dan ini menjadi potensi hebat jika kita kembangkan dan dikemas dengan baik. Dan Alhamdulillah, dukungan pokdarwis dan Komunitas setempat sangat mendukung,” ungkap Mantan Camat Tanjung Raya tersebut.
Salah satunya Kutub Chanah, merupakan Rumah Baca dan Menulis Dr. H. Abdul Karim Amrullah atau lebih dikenal Inyiak Rasul.
“Di sini masih tersimpan peninggalan beliau berupa Manuskrip atau tulisan tangan dengan bentuk aksara jawi atau arab melayu. Dan ini jelas sebuah tempat bersejarah yang sangat potensial untuk dikembangkan,” terangnya.
Untuk kedepannya lanjut Syatria, akan dibentuk paket wisata sekaligus dipromosikan. Agar banyak diketahui banyak orang dan tertarik menikmati wisata religius Sungai Batang.
“Semoga dalam waktu dekat ini, potensi wisata reliqius Nagari Sungai Batang dapat terwujud dan meningkatkan perekonomian masyarakat nantinya,” tutup Kadisparpora Agam tersebut. (rud)
















