Kadisparpora Agam Persiapkan Paket Wisata Reliqius Sungai Batang

Penulis -

Senin, 14 Juni 2021 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Mendapat kekuatan dukungan Bupati Agam, Andri Warman membuat Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Syatria mulai menggenjot sejumlah terobosan. Terutama memperkuat pemantapan desa wisata di sejumlah kenagarian.

Salah satu nagari atau desa itu adalah Nagari Sungai Batang yang berada di Kecamatan Tanjung Raya. Merupakan kampung kelahiran ulama besar seperti Buya Hamka, Dr. H. Abdul Karim Amrullah dan Syekh Muhammad Amrullah.

Sebelumnya, sekelompok pemuda telah melakukan pergerakan dengan menggali potensi tersebut. Namun belum sukses dalam perencanaan paket wisata religius, meski sempat menggagas dan membuat Program Pendidikan Surau, Festival Rinuak dan Pramuka Tikam Jejak Buya Hamka.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sejumlah titik ditelusuri dan mendapat informasi penting tentang potensi wisata religius tersebut. Seperti Makam Syekh Muhammad Amrullah, Kutub Chanah dan Makam Dr. H. Abdul Karim Amrullah dan Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka.

Dalam penelusuran itu, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agamn itu didampingi Pokdarwis Sungai Batang dan Koordinator KPGH (Komunitas Pemuda Generasi Hamka) Tanjung Raya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kita mengetahui betul sejarah dan potensi Nagari Sungai Batang. Salah satu negeri ulama dahulunya dan ini menjadi potensi hebat jika kita kembangkan dan dikemas dengan baik. Dan Alhamdulillah, dukungan pokdarwis dan Komunitas setempat sangat mendukung,” ungkap Mantan Camat Tanjung Raya tersebut.

Salah satunya Kutub Chanah, merupakan Rumah Baca dan Menulis Dr. H. Abdul Karim Amrullah atau lebih dikenal Inyiak Rasul.

“Di sini masih tersimpan peninggalan beliau berupa Manuskrip atau tulisan tangan dengan bentuk aksara jawi atau arab melayu. Dan ini jelas sebuah tempat bersejarah yang sangat potensial untuk dikembangkan,” terangnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Untuk kedepannya lanjut Syatria, akan dibentuk paket wisata sekaligus dipromosikan. Agar banyak diketahui banyak orang dan tertarik menikmati wisata religius Sungai Batang.

“Semoga dalam waktu dekat ini, potensi wisata reliqius Nagari Sungai Batang dapat terwujud dan meningkatkan perekonomian masyarakat nantinya,” tutup Kadisparpora Agam tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB