Lubukbasung, Prokabar.com – Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Agam, Andrinadi memimpin Upacara Bendera di SMP Negeri 7 Lubuk Basung, Jalan Minangkabau, Sungai Jariang, Senin Pagi (29/9). Bersamaan itu, Kabag SMP Disdikbud Agam, Alfiandri dan Kepala SMPN 7 Lubuk Basung dan jajaran turut mengikuti Upacara Bendera itu.
Assisten II Setdakab Agam tersebut memberikan semangat kepada Kepala Sekolah, Guru, dan siswa-siswi beserta pegawai untuk kembali melaksanakan Proses Belajar Mengajar dengan aman, nyaman dan lancar.
Pasca pengeroyokan petugas keamanan atau satpam sekolah oleh sejumlah orang, terlihat langsung oleh guru, pegawai dan anak-anak atau pelajar tersebut. Hal itu membuat mereka trauma dan ketakutan akibat tindakan kekerasan dari sejumlah orang itu.
Kondisi tersebut membuat pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam melakukan tindakan langsung melakukan proses PBM dengan daring dari Rabu (24/9) hingga Sabtu (27/9). Pihaknya juga melakukan pengawalan terhadap kasus kekerasan pengeroyokan itu, yang telah sampai ke pihak kepolisian.
“Sekolah adalah rumah kedua bagi anak-anak kita. Sehingga sangat diharapkan mendapat kenyamanan, keamanan dan ketenangan pada siswa-siswi kita. Untuk itu, mari kita menciptakan lingkungan aman dan nyaman,” terangnya saat menyampaikan amanat pada Upacara Bendera.
Selain Pemerintahan Daerah, Kepala Sekolah, Guru, Satpam dan pegawai, peran masyarakat bersama orang tua murid beserta komite sekolah harus berperan aktif. “Semua pihak sama-sama bertanggung jawab agar proses pendidikan generasi bangsa ini berjalan sesuai sebagai mana mestinya,” ujarnya.
Dengan adanya Muatan Lokal Minangkabau yang berlandasan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah yang telah berlangsung dua tahun ini sangat berharap mampu meningkat prilaku dengan nilai-nilai moral, etika, adab dan sopan santun. Apalagi sebagai orang Minangkabau, mengunjungi tinggi nilai-nilai religius dan berbudaya.
“Tidak adalagi bully membuli, yang kecil disayangi, yang besar dihormati dan seumuran sama-sama menghargai.” pungkasnya. (rud)
















