Kader PKK Diajak Sosialisasikan Bahaya LGBT

Penulis -

Minggu, 25 November 2018 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arosuka, Prokabar – Kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Solok diajak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ikut menyosialisasikan bahaya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) kepada masyarakat.

“Kader harus mampu menjaga sanak keluarga dari berbagai penyakit masyarakat yang melanggar norma agama dan adat, seperti LGBT,” kata Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Wartawati Nasrul Abit di Arosuka, Kamis saat bimbingan teknis gerakan PKK.

Ia mengatakan kader harus memberikan pola asuh yang baik dan benar bagi generasi muda saat ini agar mereka mampu tumbuh dengan baik dan tidak melanggar syara, kemudian juga ikut menyosialisaikan bahaya LGBT kepada masyarakat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Para kader harus selalu mewaspadai kemungkinan adanya LGBT di lingkungan sekitar,” katanya.

Menurutnya masyarakat harus menanamkan nilai agama dan adat yang kuat bagi anak-anak agar mereka mampu menjaga dan membentengi diri dari berbagai bentuk penyakit, dan melakukan pembinaan serta sosialisasi mengenai bahaya LGBT kepada masyarakat sekitar.

Ia berharap agar deklarasi anti LGBT bukan hanya sebagai formalitas penolakan, tetapi juga diiringi dengan berbagai bentuk aksi dari penolakan itu sendiri.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Eksistensi kader PKK diharapkan tetap terjaga setiap waktu, dan hendaknya mampu menunjang kesejahteraan masyarakat, termasuk juga perekonomian.

Selain itu, Wartawati mengajak semua kader untuk terus meningkatkan berbagai jenis program kegiatan di masing-masing kelompok kerja (Pokja).

Sementara itu, Bupati Solok diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Suharmen, mengapresiasi berbagai bentuk kegiatan dan program dari TP PKK Kabupaten Solok yang telah membantu pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia berharap kader dapat meningkatkan sosialisasi mengenai manfaat dan kegunaan adanya berbagai program PKK mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga nagari.

“Kader PKK juga harus menjaga kekompakan kelompok sehingga terus meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Acara juga dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Solok Dahliar Yulfadri Nurdin, Ketua Dharma Wanita Herlina Aswirman, dan Ketua TP PKK Kecamatan se Kabupaten Solok serta kader.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB