Kader PDIP se-Sumbar Tanam Ribuan Pohon Produktif di 19 Kabupaten/Kota

Penulis -

Senin, 25 Januari 2021 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Ribuan batang pohon tanaman produktif maupun pohon pelindung dan penghijauan, ditanam kader PDI Perjuangan (PDIP) secara serentak di 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

“Penghijauan yang kita lakukan ini merupakan implementasi pesan Ibu Ketua Umum, Megawati Sukarnoputri yang meminta kader banteng tak hanya jago berpolitik tapi juga piawai dalam menjaga lingkungan hidup,” ungkap Ketua PDIP Sumatera Barat, Alex Indra Lukman dalam pernyataan tertulisnya, Senin (25/1).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Aksi sosial ini dalam rangka memeriahkan HUT PDIP ke-48 sekaligus ulang tahun Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri yang ke-74 tahun pada 23 Januari ini. Pencanangan ini merupakan sebuah Gerakan Penghijauan dan Membersihkan Sungai-sungai sebagai Sebuah Jalan Peradaban, yang diinisiasi Presiden RI ke-5 tersebut.

“Kader banteng yang piawai dalam menjaga lingkungan hidup berarti telah menyentuh aspek kehidupan yang paling mendasar. Karena, dia telah membuat lingkungan hidup tetap asri dan lestari,” ungkap Alex.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Presiden RI pertama, Sukarno, juga mengajarkan untuk selalu mencintai dan menjaga alam raya dan seisinya untuk masa depan anak cucu,” tambah Alex sembari menyebutkan, aksi menanam pohon itu juga bertepatan dengan Hari Menanam Sejuta Pohon Sedunia.

Pohon pelindung yang ditanam itu ada yang ditujukan sebagai penahan abrasi pantai. Terdiri dari Pohon Cemara Udang, Pinago (Tanamu) dan Pulai. “Pohon jenis ini ditanam di kawasan tepi pantai,” ungkap Alex.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Juga ada pohon yang bernilai ekonomis seperti Pohon Bayua, Surian, Mahoni, Bayur dan Beringin. “Di tanam di hutan nagari yang kondisinya tak lagi hijau. Semoga, nantinya bisa mengatasi bencana alam,” harap Alex.

Tanaman buah-buah juga ikut ditanam seperti Pohon Durian, Mangga, Korma, Jeruk, Alpokat, Jengkol, Nangka, Kakao, Pinang, Sirsak dan jenis lainnya. (mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB