Padang, Prokabar —Memasuki Senin (23/9) kabut asap di Padang kian tebal dan semakin rendah. Napas mulai sesak dan mata perih.
BMKG mencatat, Hari Senin adalah kondisi dengan cuaca terburuk di Sumatera Barat. Minggu siang baku mutu udara mencapai 341 ug/m3.
Sementara itu sejumlah kabupaten dan kota sudah meliburkan pelajar, untuk menghindari ancaman penyakit pernafasan.
Warga sudah banyak yang mengidap ispa.
Terburuk Tahun ini
Grafik PM10 indikator polutan partikulat seperti debu dan partikel asap sejak siang dan malam 22 September 2019 hari konsisten berada di atas baku mutu atau nilai yang ditolerir. Siang hari kemarin mencapi 341 ug/m3 dan malam hari berkisar pada 150-250 ug/m3. Baku mutu PM10 = 150 ug/m3.
Berdasarkan citra Himawari-8 sebaran asap merata di wilayah Sumbar. Komponen angin dari timur yang mengarah dari Riau dan Jambi.
Berdasarkan model analisis iklim global sebaran asap mengarah ke daerah sisi barat Sumbar seperi Padang dan Pariaman.
Kepekatan asap berdasarkan indikator AOD diprediksi masih akan mencapai maksimum pada senin siang hari ini.
Pandangan mendatar secara umum kurang dari 2 km.
*Info selengkapnya* :
Website :
http://www.bmkg.go.id
*http://gaw.kototabang.bmkg.go.id*
Playstore : GAWku
Facebook : BMKG Bukit Kototabang
Twitter : BMKG Bukit Kototabang
Instagram : gawkototabang
WA/Telp : 0819 299 96169
Youtube : Media GAW BKT
Email : [email protected]
Demikian Kepala Stasiun GAW
Bukit Kototabang
Wan Dayantolis.
(laf)
















