Kabupaten Limapuluh Kota Kerap Disapa Banjir

Penulis -

Kamis, 29 April 2021 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Limapuluh Kota 2020. (foto: BPBD)

Banjir di Limapuluh Kota 2020. (foto: BPBD)

Pangkalan, prokabar.com– Banjir sepertinya memang sudah menjadi masalah rutin di Kabupaten Limapuluh Kota.

Kini, bencana itu kembali menyapa kabupaten berjuluk Luhak Nan Bongsu itu.

Pada Kamis (28/4) senja,  banjir kembali menerjang Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh.

Tepatnya di Nagari Manggilang yang terbelah ruas jalan Payakumbuh menuju Pekanbaru.

Berita Terkait:

Nagari yang satu ini memang seperti sudah langganan banjir, setiap tahun selalu ada.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Termasuk di nagari tetangganya, seperti Koto Lamo, Sopang, dan ibu kecamatan di Pangkalan.

Berbicara banjir dalam tiga tahun terakhir, Limapuluh Kota cukup marasai diterjangnya.

Jika sudah turun hujan dalam intensitas tinggi, maka bersiap-siaplah kedatangan tamu yang merepotkan itu.

Akhir tahun lalu, banjir besar melanda dua kecamatan. Yang paling parah di Kecamatan Harau dan Lareh sago Halaban.

Wilayah yang terdampak luapan air yakni Nagari Taram, Kecamatan Harau dan Nagari Batu Payung di Kecamatan Lereh Sago Halaban.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Menurut BPBD Kabupaten Limapuluh, banjir di penghujung tahun 2020 merata.

Mulai dari Kecamatan Pangkalan Koto Baru, kemudian Kecamatan Kapur IX, Kecamatan Situjuah Limo Nagari dan Akabiluru.

Baca Juga Milenialisme.com

Kecamtaan Guguak, Kecamatan Payakumbuh, Kecamatan Lareh Sago Halaban, dan Kecamatan Harau ikut terdampak.

Banjir Februari 2019

Pada Februari 2019, bajir juga terjadi di KecamatanPangkalan, bahkan berakibat jatuhnya korban.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Menurut BPBD, beberapa lokasi yang tergenang air dengan ketinggian hampir mencapai satu meter.

Antara lain di Jorong Lokoak Godang, Banjar Ranah, Pasa Usang dan Tigo Balai.

Foto udara memperlihatkan air merendam Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluhkota di Sumatera Barat, Sabtu (5/9/2020)

Data BPBD Limapuluhkota menyebutkan bencana tersebut akibat lupatan sungai.

Sehingga rumah yang berada di sekitar terendam, begitupun dengan jalan serta pesawatan di dua Nagari pada Kabupaten ini. (*)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Berita Terbaru