Kabupaten Agam Ke-dua Tertinggi di Sumbar Produksi Jagung

Penulis -

Rabu, 2 Oktober 2019 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Produksi dan produktivitas komoditas jagung di Kabupaten Agam, terus mengalami peningkatan, hingga mencapai surplus. Hal ini dilihat dari perbandingan antara kenaikan pada subron Januari-Agustus 2018 dan subron Januari-Agustus 2019.

“Benar, produksi jagung kita mengalami kenaikan yang cukup signifikan, baik secara produksi maupun produktivitas panen. Sehingga kita berada diurut ke-dua di tingkat provinsi dibidang produksi dan produktivitas,” ujar Kasi Produksi Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Imrefli dilansir Prokabar dari MC Agam, Rabu (2/10).

Baca Juga :  Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Imrefli menambahkan, bahwa dibidang produktivitas posisi Kabupaten Agam hanya sedikit dibawah Kabupaten Solok, dengan luas produktivitasnya 108.09 hektare.

Sementara, Kabupaten Pasaman Barat masih diposisi pertama di bidang produksi dengan jumlah produksi 163,634 ton. Hal itu dikarenakan luas tanam Pasaman Barat juga cukup luas yaitu 23,899 hektare.

Dijelaskan, tercatat bahwa subron Januari-Agustus 2018 produksi jagung Kabupaten Agam sebesar 73.174 ton, produktivitas 72,80 per hektare dengan luas tanam 10,646 hektare.

Baca Juga :  UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam

Sementara, pada subron Januari-Agustus 2019 produksi jagung naik menjadi 90,880 ton, produktivitas 90,28/hektare dengan luas tanam seluas 9.122 hektare.

“Data ini berdasarkan hasil rapat dengan Dinas Pertanian Provinsi bersama BPS Provinsi Sumbar pada tanggal 25 September kemarin,” imbuhnya menjelaskan.

Ia menerangkan, naiknya jumlah produksi dan produktivitas komoditas jagung adalah berkat dari komitmen Pemerintah Kabupaten Agam yang pro pertanian melalui bantuan bibit jagung maupun berupa pembinaan atau penyuluhan yang diberikan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini

Diantaranya, bantuan seluas 35 hektare dari dana APBD 2019 yang akhir September 2019 sudah terealisasi semuanya. Hal lainnya juga didukung dari pemerintah pusat pada Juli 2019 seluas 1.532 hektare dengan jenis bibit NK 212.

“Tentu ini juga kembali kepada petaninya sendiri yang ingin merubah pola tanam ataupun dalam memilih bibit unggul sesuai dengan gestur tanahnya. Seperti di Kabupaten Agam mayoritas sangat cocok untuk bibit NK 212,” katanya. (rel/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026
UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam
KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua
Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini
Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau
Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah
101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang
Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:15 WIB

UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:02 WIB

KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

Berita Terbaru