Jurnalisme Gaya Baru Ala Narasi.TV Didukung Google News Initiative (GNI)

Penulis -

Kamis, 20 Desember 2018 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Narasi.TV terpilh menerima dana inovasi yang membantu mengembangkan dan mengeksplorasi format baru jurnalisme video.

Pendanaan akan dimanfaatkan untuk menggelar workshop dan content creator day di 10 kota di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Padang, Sorong, Bandung, Yogyakarta, Medan, Banda Aceh, Pontianak, dan Makassar. Tim peliputan Narasi.TV juga akan diperkuat agar bisa lebih banyak menghasilkan program investigasi.

Ratusan organisasi mengajukan proposal melalui proses terbuka. Namun hanya 87 yang terpilih dari 23 negara. Penerima dana terdiri dari perusahaan media tradisional dan digital, media lokal, agensi juga pembuat konten.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Berdiri sejak September 2017, Narasi TV menjadi perusahaan media termuda diantara para penerima dana inovasi, seperti The New York Times, Washington Post, BuzzFeed News, Vox, The Economist, Der Speigel dan perusahaan media besar lainnya.

Catharina Davy, CEO & Co-Founder Narasi.TV menuturkan program GNI adalah bentuk kepercayaan Google terhadap visi dan misi Narasi TV.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Orang Indonesia itu kreatif dan negara kita kaya akan konten. Kami tidak hanya ingin memberitakan peristiwa, melainkan konten inspiratif yang lengkap dengan konteks dan sudut pandang berbeda. Karena itu, Narasi.TV ingin mendorong lebih banyak lagi anak muda yang membuat konten berkualitas yang memuat nilai-nilai jurnalistik,” ujar Catharina.

Dalam aspek jurnalisme investigatif, Najwa Shihab, Jurnalis & Co-Founder Narasi.TV ingin memperkuat timnya menghasilkan lebih banyak laporan mendalam, terutama di daerah-daerah yang sangat diperebutkan saat menjelang pemilihan umum di Indonesia.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Lewat berbagai liputan jurnalisme kontekstual, kami berharap publik memiliki kemampuan untuk bersikap, mengambil tindakan yang menentukan kebaikan bersama,” tutur Najwa.

Sejalan dengan cita-cita yang diusung Narasi.TV, Timothy Katz, Director of News Partnerships, YouTube ingin bekerja bersama untuk mendukung pengembangan bisnis video berita berkelanjutan jangka panjang.

“Kami berharap dapat melihat bagaimana mitra kami di seluruh dunia mendorong batas-batas jurnalisme video,” pungkas Timothy. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB