Jumlah Hewan Kurban di Pessel Diperkirakan Menurun Tahun Ini

Penulis -

Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Secara umum, jumlah hewan kurban yang akan dipotong pada Iduladha 1441 Hijriyah di Kabupaten Pesisir Selatan diperkirakan menurun dari tahun sebelumnya.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pesisir Selatan, drh.Yosro menjelaskan, hal tersebut disebabkan Pandemi Covid 19 yang berdampak melemahnya ekonomi masyarakat.

Ia menyebutkan, perkiraan itu tergambar pada penjualan hewan kurban di Pasar Ternak Kecamatan Lengayang, hingga satu bulan menjelang Idul Adha baru terjual sebanyak 300 ekor hewan kurban. Padahal tahun lalu, hewan kuban yang terjual satu bulan menjelang Idul Adha sudah mencapai 1000 ekor.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Ya, diperkirakan jumlah hewan kurban yang akan dipotong pada Iduladha tahun ini menurun dari tahun lalu. Pasalnya, Pandemi Covid 19 berdampak terhadap ekonomi masyarakat,” ujarnya dilansir dari MC Pessel, Sabtu (11/7).

Selanjutnya, untuk memutus mata rantai penularan Covid 19 di tengah-tengah masyarakat, maka kegiatan pemotongan hewan kurban di masa Pandemi Covid 19 tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Terkait hal itu, pemkab melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan telah mengirim surat edaran kepada camat dan walinagari. “Dimana, seluruh panitia dan petugas pemotongan hewan kurban nantinya harus mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penularan Covid 19,” katanya.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga akan menerjunkan tenaga kesehatan hewan di lapangan melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban baik sebelum dipotong maupun setelah dipotong.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia juga meminta kepada panitia atau pengurus masjid agar membeli hewan kurban yang sehat, dan telah mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Setiap hewan kurban yang dipotong pada Idul Adha harus dalam kondisi sehat dan tidak mengidap penyakit apapun, apalagi penyakit yang bisa menular ke manusia. Oleh karena itu, tenaga kesehatan hewan diterjunkan melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan korban di lapangan. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB