Jual Beli Sisik Trenggeling, Kukang Hingga Paruh Rangkong, MN dan Rekannya Diamankan

Penulis -

Senin, 14 September 2020 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Jual beli tubuh hewan dilindungi, dua orang warga Pasaman diamankan tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar dan Balai Pengamanan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Lubuk Sikaping. Kedua warga ini, berinisial MN (47) dan PS (38).

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumbar, Khairi Ramadhan menjelaskan, kedua warga ini diamankan beberapa waktu lalu. “Mereka kami amankan 10 September lalu dan saat ditangkap mereka sedang melaksanakan juak beli,” kata Khairi, Senin (14/9).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Ia mengatakan, jenis satwa dilindungi yang dijual oleh pelaku yaitu dua ekor kukang (Nyticebus Coucang), sisik trenggiling (Manis Javanica) dan sepasang tanduk kambing hutan (Capricornus Sumatraensis).

“Dari pemeriksaan kami, MN merupakan aktor pemburu dan penjerat satwa seperti harimau, burung rangkong dan berbagai jenis satwa dilindungi lainnya. Bahkan MN ini punya jaringan dalam jual beli hewan dilindungj hingga ke Dumai dan Batam,” kata Khairi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Bahkan, MN merupakan sosok yang diburu oleh BKSDA, lantaran ia merupakan pemain lama dalam jual beli hewan dilindungi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Bayangkan saja, sudah banyak yang ia lakukan dalam perdagangan hewan dilindungi. Seperti paruh burung rangkong, harimau buluh, sisik tranggiling dan hewan lainnya. Ia lincah dalam menghindari kejaran petugas dengan berbagai alasan. Kini tak kami biarkan lolos lagi,” kata Khairi.

Kini keduanya mendekam di sel Mapolda Sumbar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB