Jakarta, Prokabar – Maraknya film Indonesia bergenre horor membuat sutradara Jose Poernomo tertantang. Tidak ingin karyanya sama dengan film horor kebanyakan, Jose justru mengangkat dari sisi yang berbeda.
Salah satunya, pria berusia 51 tahun ini mengenalkan tiga sosok hantu yang berasal dari cerita asal tatar Pasundan (Jawa Barat) yaitu, jurig jarian, gemet aresan dan Mak Bongkok.

”Tiga sosok hantu ini dipakai seseorang untuk mencelakai orang yang di guna-guna. ”Sebelumnya kita munculkan Mati Anak. Di film inni ada tiga yaitu jurig jarian yaitu hantu yang sukanya berada di tempat sampah atau di tempat bau. Biasanya orangtua suka menakut-nakuti anaknya. Lalu ada Gemet Aresan yang tugasnya mencelakai orang yang di guna-guna,” jelas Jose.
Lewat karyanya di Film Reva Guna Guna, Jose ingin membawa perubahan lainnya. Salah satunya, Jose tidak mau lahi membuat film yang bercerita tentang rumah yang berhantu lagi.

”Kebiasaannya kemarin kan bikin genre horor yang one house horror. Kita mau lepas dari konsep itu yaitu rumah seram. Sekarang bagaimana kalau yang dihantui itu bukan lagi rumahnya, tapi orangnya,” tuturnya.
Saat ditanya alasan ide membuat guna guna menjadi isu dalam film terbarunya ini, Jose ternyata tertarik dengan pengalaman yang dilihatnya.
”Jadi memang terlalu banyak guna-guna yang dipakai untuk melukai seseorang. Baik dalam rumah tangga, pekerjaan atau hal lain. Orang yang di guna-guna madang nggak kelihatan, tapi ya dibuat sakit, lesu dan berubah perilakunya,” ujar Jose.

Setiap karya yang dibuat, sutradara selalu menyisipkan pesan moral yang bisa diambil oleh penonton. Salah satunya adalah Jose berharap agar tidak satupun dari manusia yang percaya dengan setan. Karena semua mahluk (hantu) tidak akan pernah setia.
”Pesannya jangan pernah percaya karena setan itu tidak pernah setia,” pungkas Jose. (beb)
















