Jenderal Berdarah Minang Jadi Pangkostrad, Ini Sosoknya

Penulis -

Selasa, 4 Desember 2018 - 03:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Ditinggalkan Jenderal TNI Andika Perkasa, kursi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) resmi diduduki MayorJenderal TNI Besar Harto Karyawan. Siapa Besar Harto?

Menamatkan Akademi Militer (Akabri) pada Tahun 1986 silam, Besar Harto yang bakal naik pangkat jadi Jenderal Bintang Tiga (Letnan Jenderal,-red) ini, merupakan pria berdarah Minangkabau.

Besar Harto, lahir 31 Mei 1963 silam, di Lubuk Sikaping, Pasaman. “Iya, Pangkostrad baru kelahiran Pasaman,” kata sejumlah perwira tinggi TNI kepada Prokabar, Senin (3/12) malam.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Penasaran, dari Wikipedia juga ditulis, jika Mayjen TNI Besar Harto merupakan pria kelahiran Lubuk Sikaping. Pengalamannya di dunia infanteri Kostrad dikenal mumpuni.

Maka tak salah, jika Panglima TNI Marsekal Hadi menunjuknya menggantikan Jenderal Andika. Sebelum menjadi Pangkostrad, Besar Harto menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi.

Mayjen Besar Harto memulai kariernya dengan pangkat Brigadir Jenderal sebagai Inspektorat Kostrad pada 2015.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Setahun berselang, Besar Harto diangkat menjadi Kepala Koordinator Dosen Sekolah Staf dan Komando TNI. Ini tidak lama, menyusul diangkatnya Besar Harto oleh pimpinan TNI, sebagai Inspektorat Kostrad.

“Jabatan Pangkostrad yang baru, itu tertuang Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1240/XI/2018 tanggal 29 November 2018 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi, terpisah.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Menurut Hadi, mutasi jabatan dan promosi ini dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier perwira tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang makin kompleks.

Mayjen Besar Harto pernah menjabat sebagai Kepala Koordinator Dosen Sekolah Staf dan Komando TNI. Dia berpangkat jenderal bintang dua, setelah ditempatkan di Komandan Pusat Penerbangan TNI AD tahun 2017. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB