Jembatan Tanjung Ambacang Lintau Buo Amblas

Penulis -

Rabu, 9 Oktober 2019 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — Sebuah Jembatan di jorong tanjuang ambacang, Nagari Balai Tangah, Kecamatan Lintau Buo amblas, Rabu (9/10). Diduga, amblasnya jembatan tersebut terjadi karena adanya pengikisan dinding sungai, dan alhasil pondasi jembatan tak lagi mampu menahan beban jembatan.

Selain itu,hujan deras yang melanda wilayah Tanah Datar sejak rabu dini hari, juga membuat debit air parit atau sungai kecil itu meningkat.

Selain menghubungkan antar nagari, jembatan amblas itu juga merupakan jalur utama bagi warga dan pengguna jalan lain, terutama saat hari pasar di Jorong Kota, Nagari Balai Tangah.

Sekretaris Nagari Balai Tangah Hendra saat dihubungi prokabar.com mengatakan, jika jembatan tersebut memang tidak dalam kondulisi layak. Sekitar tahun 2017/ 2018 jembatan sempat mendapatkan perbaikan secara swadaya oleh warga, karena berlobang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Dulu juga sudah berlobang, lalu masyarakat berinisiatif memperbaiki. Sudah dilaporkan juga dulu, tidak ada (tanggapan), tiba-tiba ada juga kegiatan dilaksanakan disitu, diperbaiki lah jembatan itu, entah 2017 atau 2018,” ujar sekretaris Nagari Hendra.

Lebih lanjut ia menambahkan, beberapa waktu lalu, warga jorong tanjung ambacang juga melaporkan jika kondisi jembatan kian memprihatinkan, dimana kondisi jembatan mulai terlihat retak.

Belum sempat diperbaiki, saat hujan deras yang mengguyur pada rabu dini hari, jembatan tersebut malah lebih dulu amblas.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu, Kepala Jorong Tanjung Ambacang Firman mengatakan jika jembatan tersebut merupakan akses utama warga untuk menuju ke pusat Nagari dan Kecamatan. Amblasnya jembatan tersebut, membuat warga  harus mencari jalan alternatif atau memutar sekitar 500 meter dari jalan biasa yang mereka lewati untuk menuju pusat Kecamatan.

“Selain warga, yang vitalnya, akses bagi pedagang, seperti pedagang ikan, sayur mayur dan lainnya. Biasanya, mereka memarkirkan kendaraanny dan bongkar muat barang harus melewati jembatan itu, kemudian baru dengan gerobak didorong ke pasar Balai Tangah,” ucap Firman.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kepala jorong membenarkan jika ia telah melaporkan kondisi jembatan ke pihak Nagari yang retak dan berlobang sebesar ember. Namun ia mengaku tidak tahu tindakan lebih lanjut dari laporan yang telah ia sampaikan tersebut.

“Saya sudah melaporkanya ke nagari, nagari sudah dokumentasikan, cuma laporannya sudah naik ke atas atau belum, entah bagaimana saya tidak tahu. Cuma sebagai kepala jorong saya sudah menyampaikan informasi (kondisi jembatan), sudah 20 hari yang lalu lah,” ujar Firman.

Mewakili warga, Firman  berharap pemerintah daerah secepatnya memperbaiki atau mengganti jembatan yang amblas tersebut dengan jembatan yang baru. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB