Jembatan Kayu Tanam Bisa Dilewati Mulai H-7 Lebaran

Penulis -

Jumat, 17 Mei 2019 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Jembatan Batang Kalu di Kayu Tanam, Padangpariaman, yang ambruk karena banjir pada Desember 2018, akan selesai dibangun ulang dan bisa dilewati mulai H-7 Lebaran 2019 sehingga tidak akan menjadi salah satu titik kemacetan.

“Sekarang sedang proses konstruksi, targetnya H-7 selesai dan bisa dilewati kendaraan seperti semula,” kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR, Aidil Fiqri, Jumat.

Selain jembatan utama, dua unit jembatan darurat yang saat ini menjadi akses bagi pengendara, tetap akan dipertahankan untuk sementara. Jika dibutuhkan dua unit jembatan itu bisa dimanfaatkan untuk lalu lintas kendaraan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Sementara kondisi fisik jalan lintas Sumatera Padang – Pekanbaru via Limapuluh Kota berada dalam kondisi baik dan laik untuk digunakan pada arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Ruas jalan Bukittinggi – Pangkalan, Limapuluh Kota, sedang dilaksanakan pekerjaan patching, overlay hotmix (pengaspalan), dan pemasangan u-ditch untuk drainase.

Lalu pekerjaan holding dari Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Tanjung Pati, dan Jalan Diponegoro 50 Kota dilakukan karena aspal sudah tua dan perlu perbaikan darurat agar pemudik nyaman melaluinya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“H-10 Bukittinggi – Batas Riau sepanjang 112 kilometer sudah sangat baik untuk dilewati,” ujarnya.

Sementara ruas Padang – Bukittinggi sepanjang 90 kilometer nyaris tanpa lobang besar. Hanya ada beberapa aspal retak, solusinya penanganan patching telah dilakukan saat ini.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Heri Nofiardi menyebut pada jalan itu terdapat beberapa titik kemacetan parah, di antaranya Pasar Padang Luar dan Pasar Koto Baru.

Sejumlah upaya sudah dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan kemacetan yang terjadi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Namun untuk titik Jembatan Batang Kalu Kayu Tanam, katanya, agak luput dari pendataan, padahal lima bulan terakhir menjadi salah satu titik macet parah di ruas jalan tersebut.

Beruntung konstruksi jembatan yang ambruk di titik itu bisa diselesaikan sebelum lebaran, katanya.

Jalan lintas Sumatera Padang – Pekanbaru merupakan salah satu ruas jalan terpadat saat arus mudik dan balik lebaran.

Kondisi fisik jalan yang baik akan mengurangi potensi terjadinya perlambatan dan kemacetan di ruas jalan itu. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB