Jembatan Darurat Padang – Bukittinggi Dikebut Semalam

Penulis -

Selasa, 11 Desember 2018 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar — Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional III Padang, Aidil Fikri menjanjikan pembangunan Jembatan Baile (darurat) tuntas dalam satu malam menyambung jembatan di jalur utama Padang menuju Bukittinggi, di Pasar Usang, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Selasa (11/12). Ia menerangkan pembangunan tersebut telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan masyarakat setempat.

“Kita akan membangun dua jembatan beile untuk dua jalur penyeberangan. Jalur pertama akan kita tuntaskan semalam ini, terutama bila cuaca baik. Sedangkan jembatan kedua, beberapa kedai milik warga di tepi jalan ini terpaksa kita dibongkar. Kedai itu akan diberikan biaya ganti rugi,” Ungkap Aidil.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia kembali menjelaskan kondisi jembatan lama memang sudah tidak layak dan rapuh. Bangunan yang dibangun melalui pondasi langsung argumen pemasangan batu. Tipe-tipe ini memang harus diganti baru dan lebih kokoh nantinya.

Sementara itu, Kalak BPBD Provinsi Sumatra Barat, Erman Rahman mengatakan saat ini Sumatra Barat memang sangat banyak dilanda bencana. Khsusu di jalur utama Padang Bukittinggi ini, Balai Pelaksana Jalan Nasional III Padang, sudah melakukan percepatan pembangunan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Alhamdulillah, Balai Pelaksana Jalan Nasional III Padang melakukan gerak cepat mengatasi masalah ini. Koordinasi dan bantuan Pemerintah Daerah Padang Pariaman, TNI, Polri dan Masyarakat sangat membantu memudahkan segala persiapan. Dan Koordinasi lintas sektoral ini sangat membantu penuntasan masalah bencana alam ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain bencana memutus Jembatan Batang Kalu, dan membuat Jalan utama Provinsi Sumatera Barat terputus, jalur Palupuah menuju Lubuk Sikaping juga mengalami bencana. “Jalur Bukittinggi menuju Lubuk Sikaping juga tidak bisa dilalui. Kami dari BPBD Provinsi Sumbar dan PUPR sudah berupaya melakukan pembersihan. Namun kondisi yang sangat parah, masalah tersebut belum bisa tuntas saat ini,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB