Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Jelang Pilkada, Pohon Pelindung di Pasaman ‘Marasai’

Ilustrasi : Infopadang
Dibaca : 224

Pasaman, Prokabar — Pohon-pohon pelindung di Pasaman mulai merasai. Tidak satu dua paku yang tertancap untuk wadah kampanye melalui baliho oleh para bakal calon bupati dan wakil bupati Pasaman.

Parahnya seperti di Lubuk Sikaping. Banyak warga yang mengutuk aksi semena-mena pemasangan baliho di pohon-pohon pelindung ini, yang si punya baliho santai-santai saja. Seperti tidak tau saja dan masih sibuk kian kemari menjual visi-misi.

“Belum jadi pemimpin, hal kecil saja diabaikan. Jelas-jelas pohon pelindung bukan untuk wadah kampanye. Merusak atau tindakan semacamnya seperti memasang baliho ini sudah melanggar aturan. Menurut saya, tindakan ini mencerminkan kepribadian mereka yang memaku balihonya di pohon pelindung,” kata Andi, salah satu warga di Kecamatan Lubuk Sikaping.

Andi mengaku, ia mengutuk aksi semena-mena terhadap pohon ini lantaran aksi koboi tim pemasnagan baliho ini sudah kelewatan batas. “Bayangkan tanaman pelindung yang ada di depan rumah saya dan milik saya, ikut dipaku orang tak dikenal. Aksi bejat ini saya rasa dilakukan malam hari,” kata Andi.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Pasaman tidak menonton dan berpangku tangan saja. “Sudah jelas melanggar, tidak ditertibkan. Atau mungkin, menertibkan baliho-baliho di pohon ini tidak ada uang jalannya, makanya dibiarkan saja. Terpaksa sedikit pedas berkomentar, kalau ndak tu, pak pejabat tu diam-diam saja,” pungkas Andi. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top