Pesisir Selatan, Prokabar — Jelang malam pergantian tahun 2020, kondom dan pil anti hamil di sejumlah apotek di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, laku laris.
Penelusuran Prokabar.com Selasa (31/12) jelang tahun baru, di beberapa apotik di ‘Negeri Berjuluk Sejuta Pesona’ ini seperti di Kecamatan Koto XI Tarusan Tarusan dan Kota Painan, apotek-apotek yang menjual kondom dan pil anti hamil, pembelinya meningkat cukup signifikan jelang tahun baru ini.
Pembelinya, penurut pengakuan karyawan di sejumlah apotik itu, mendominasi kalangan usia produktif.
Karyawan apotik di Kecamatan Koto XI Tarusan, Arista (29) mengatakan, pembeli kondom dan pil anti hamil memang beragam, ada usia produktif dan dewasa.
“Saya lihat mereka masih terlihat masih usia produktif, “ujarnya.
Diakuinya, saat ini stok kondom dan pil anti hamil terus dibeli oleh anak usia produktif jelang tahun baru ini.
Salah seorang karyawan apotek di Kota Painan, Ayu Ernita (28) mengatakan, kondom dan pil anti hamil di apoteknya mengalami kenaikan sekitar 20 persen dari biasanya. Namun dia pun tak menyebutkan angka pastinya.
“Penjualan naik 20 persen dari sebelumnya. Kami tak tahu apa ada korelasinya dengan tahun baru ini, “ujarnya.
Hingga Selasa 31 Desember 2019 ini, stok kondom dan pil anti hamil berbagai merek sudah tinggal sedikit lagi. Munkin malam nanti bisa habis semuanya. Akhir-akhir ini permintaan cukup meningkat jatam, jelasnya.
Aktivis Anti Maksiat Kecamatan Koto XI Tarusan, Asman (39) mengatakan, dari indikasi larisnya kondom dan pil anti hamil, sudah jelas akan banyak terjadi maksiat di malam tahun baru ini.
Menurutnya, peningkatan penjualan kondom dan pil anti hamil kebanyakan terjadi di apotik-apotik yang berada di kawasan tidak jauh dari tempat wisata.
“Kami akan lakukan razia dan ronda selama malam perayaan tahun baru. Terutama di kawasan objek wisata. Daerah kami tak boleh dijadikan tempat maksiat, “ujarnya lagi. (min)
















