Tanah Datar, Prokabar – Ada yang menarik jelang latihan Murid di Medan Bapaneh Maha Karya Kapalo Koto, Jorong Gurun. Rencananya Minggu 2 Februari bakal dilakukan prosesi penyerahan syarat baraja ka guru silek.
Menurut inisiator sasaran ini, Febby Dt Bangso belajar silek tuo ada tradisi penyerahan syarat baraja ka guru yang harus dilakukan agar ilmu yang didapat bermanfaat dan berkah
Adapun syarat yang akan diserahkan kepada guru adalah siriah laongko, kain putih, pisau , bareh untuk 4 syarat ini diminta kepada murid menyediakan nya.
Sedangkan uang, ayam jantan biriang dan limau kuku harimau disediakan oleh medan bapaneh maha karya dengan syarat mamak dari murid harus hadir saat penyerahan syarat karena tradisi dahulu ini merupakan tanggung jawab mamak mencarikan guru untuk kamanakan baraja silek atau baraja mengaji.

“Kita berharap kegiatan ini tidak hanya sebagai prosesi tradisi belaka tetapi ada pesan moral yang mungkin belakangan ini terabaikan,” harap Febby Dt Bangso.
Orang tua murid juga akan masak bersama sama untuk makan guru bersama para mamak dan undangan .
Febby Dt Bangso lebih lanjut menjelaskan kegiiatan yang dilakukan secara rutin ini adalah setiap hari Minggu belajar musik dan tari, Senin belajar silat tuo dan Rabu belajar panitahan atau pasambahan.
“Kegiatan kelas 2025 ini diberikan secara gratis kepada anak anak yang ingin belajar, kita siapkan fasilitasnya karena kita memahami luhak nan tuo, tanah datar sebagai kota budaya memiliki tanggung jawab moral yang lebih,” kata Febby.

“Melalui Gerakan #jagoluhaknantuo, sato sakaki kita harapkan menjadi gerakan partisipasi masyarakat bersama tokoh masyarakat baik di ranah dan di rantau, dan kita juga ingin menguatkan posisi luhak nan tuo sebagai jantung minangkabau dan pusat pengembangan Budaya Melayu di Asia,” lanjutnya.
Kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh guru gadang silek harimau Edwel Dt Rajo Gampo Alam dan dimeriahkan dengan gelaran saluang klasik yang syarat pesan dan makna.
















