Jelang Belajar Silek Tuo, Murid Sasaran Medan Bapaneh Maha Karya Lakukan Prosesi Penyerahan Syarat

Penulis -

Minggu, 26 Januari 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Ada yang menarik jelang latihan Murid di Medan Bapaneh Maha Karya Kapalo Koto, Jorong Gurun. Rencananya Minggu 2 Februari bakal dilakukan prosesi penyerahan syarat baraja ka guru silek.

Menurut inisiator sasaran ini, Febby Dt Bangso belajar silek tuo ada tradisi penyerahan syarat baraja ka guru yang harus dilakukan agar ilmu yang didapat bermanfaat dan berkah

Adapun syarat yang akan diserahkan kepada guru adalah siriah laongko, kain putih, pisau , bareh untuk 4 syarat ini diminta kepada murid menyediakan nya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sedangkan uang, ayam jantan biriang dan limau kuku harimau disediakan oleh medan bapaneh maha karya dengan syarat mamak dari murid harus hadir saat penyerahan syarat karena tradisi dahulu ini merupakan tanggung jawab mamak mencarikan guru untuk kamanakan baraja silek atau baraja mengaji.

“Kita berharap kegiatan ini tidak hanya sebagai prosesi tradisi belaka tetapi ada pesan moral yang mungkin belakangan ini terabaikan,” harap Febby Dt Bangso.

Orang tua murid juga akan masak bersama sama untuk makan guru bersama para mamak dan undangan .

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Febby Dt Bangso lebih lanjut menjelaskan kegiiatan yang dilakukan secara rutin ini adalah setiap hari Minggu belajar musik dan tari, Senin belajar silat tuo dan Rabu belajar panitahan atau pasambahan.

“Kegiatan kelas 2025 ini diberikan secara gratis kepada anak anak yang ingin belajar, kita siapkan fasilitasnya karena kita memahami luhak nan tuo, tanah datar sebagai kota budaya memiliki tanggung jawab moral yang lebih,” kata Febby.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Melalui Gerakan #jagoluhaknantuo, sato sakaki kita harapkan menjadi gerakan partisipasi masyarakat bersama tokoh masyarakat baik di ranah dan di rantau, dan kita juga ingin menguatkan posisi luhak nan tuo sebagai jantung minangkabau dan pusat pengembangan Budaya Melayu di Asia,” lanjutnya.

Kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh guru gadang silek harimau Edwel Dt Rajo Gampo Alam dan dimeriahkan dengan gelaran saluang klasik yang syarat pesan dan makna.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB