Penulis: Rizal Marajo
Padang, prokabar – PON XI 1985 di Jakarta, 9-20 September 1985, adalah monumen prestasi termegah olahraga Sumatra Barat. Inilah puncak kejayaan dan masa keemasan Tuah Sakato yang entah kapan bisa terulang kembali, bahkan sampai detik ini.
Tanda-tanda klimaks prestasi di tahun 1985 itu, sudah terlihat sejak PON empat tahun sebelumnya, dimana Sumbar sudah berhasil menembus 10 besar, dan berada di posisi 8 besar.
Disamping itu, sejumlah cabang olahraga andalan juga sedang mekar-mekarnya dan siap menuai prestasi di pentas nasional. Tekad untuk mencapai prestasi lebih baik pun digaungkan, termasuk oleh Gubernur Hasan Basri Durin, yang menggantikan Azwar Anas tahun 1982.
Sebelum berangkat, Atlet-atlet Sumbar kembali di TC-kan di Cadnas Nanggalo selama sebulan. Selama di markas TNI tersebut, mental atlet ditempa. Mulai disiplin latihan, tidur, dan jadwal makan. Pemusatan latihan seperti ini membuat sesama atlet dan pelatih terjalin keakraban yang sangat baik.
Akhirnya kontingen Sumbarpun diberangkatkan ke medan laga dengan pesawat Hercules TNI AU di Lanud Tabing Padang. Gubernur Hasan Basri Durin, yang juga ketua KONI
Sumbar, bertindak langsung memimpin langsung Kontingen Sumbar mengikuti PON XI sejak mas apersiapan sampai usai PON.
11 hari berlaga di ibukota, duta-duta olaahraga Sumbar benar-benar berlomba memberikan yang terbaik. Jika dipinjam tagline Spartacks, atau suporter Semen Padang FC, maka maka akan bertemu kalimat BBRM (Buek Bangga Ranah Minang), karena memang membuat bangga orang minang, baik kampung maupun di rantau.
Bagaimana tidak, jika dibuka lembaran prestasi demi prestasi Sumbar di arena PON, maka PON tahun 1985 itulah grafik pencapaian terbaik, jika dipandang dari perolehan medali maupun peringkat.
Inilah hasilnya, Sumbar membawa pulang 19 emas, 14 perak dan 15 perunggu, berada di posisi ke tujuh. Bahkan, Sumbar peringkat satu di Sumatra, dan peringkat tiga provinsi luar Jawa, dibawah Irian Jaya dan Sulawesi Selatan.
PON XI ini adalah masa emasnya cabang angkat berat Sumbar. Cabang angkat barbel ini menyumbang 12 emas dari 19 emas Sumbar. Kemudian disusul senam dan gulat, masing-masing tiga emas, serta olahraga berkuda menyumbangkan satu medali emas.
Tiga lifter masing-masing menyumbang tiga emas, yaitu Thomas Gomez, Edi Hermanto, dan Nanda Talambanua (angkat berat). Ditambah Thio Hok Seng, Dendy Chan, dan Yulius Beng, masing-masing mempersembahkan medali emas.
Gulat pun tak mau ketinggalan, tiga emas dipersembahkan masing-masing oleh Ilmarizal, Afrizal Rusli, dan legend Ali Asmi.
Jangan lupakan legenda senam Indonesia, Syaiful Nazar masih beelum tertandingi, walau usia mulai menua. Pesenam legendaris ini masih bisa menyumbangkan tiga medali emas untuk Tuah Sakato.
Jika di total dari tiga kali ikut PON, sejak awal kemunculan pada PON IX tahun 1977, Syaiful menyumbangkan delapan medali emas untuk Sumbar. PON 1977 1 emas, PON 1981 3 emas, dan PON 1985 3 emas.
Satu medali emas lainnya datang dari cabang berkuda dipersembahkan oleh tunggang serasi beregu atas nama Laksamono Susilo, Hany lampus, dan Femy Martias.
Daftar Peraih Medali Sumatra Barat PON XI 1985
01. Edi Hermanto: Angkat berat: 3 – 1 – 0
02. Thio Hok Seng: Angkat berat: 1 – 0 – 0
03. Nanda Talambanua: Angkat berat: 3 – 0 – 1
04. Dendy Chan: Angkat berat: 1 – 2 – 0
05. Thomas Gomez: Angkat berat: 3 – 1 – 0
06. Yulius Beng: Angkat berat: 1 – 2 – 0
07. Rusli: Angkat berat: 0 – 0 – 1
08. Ediwan Badu: Angkat berat: 0 – 1 – 2
09. Syaiful Nazar: Senam: 3 – 0 – 0
10. Ilmarizal Gulat 1 – 0 – 1
11. Afrizal Rusli: Gulat: 0 – 1 – 1
12. Afrizal Rambo: Gulat: 1 – 0 – 0
13. Ali Asmi: Gulat: 1 – 0 – 0
14. Yendrizal: Gulat: 0 – 0 – 1
15. Rusdi Jambak: Gulat: 0 – 0 – 1
16. Berkuda: Tunggang Serasi Beregu: 1 – 0 – 0
(Laksmono Susilo, Hany Lampus, Femy Martias)
17. Berkuda: Lompat Rintangan Beregu:0 – 1 – 0
(Hany Lampus, Hanry Martias, Nico Paleleu):
18. Laksmono Susilo: Berkuda (Tunggang Serasi): 0 – 1 – 0
19. Hany Lampus: Berkuda (Tunggang Serasi): 0 – 0 – 1
20. Jon Sanur: Pencak silat Kelas C: 0 – 0 – 1
21. Dali Amran: Panahan: 0 – 1 – 1
22. Sepaktakraw Berebu Putra: 0 – 0 – 1
(Asril Bahar, Agustian Kahar, Jasrul Kacau, Zaidul)
23. Nurdin AS – A. Thalib: Layar: 0 – 0 – 1
24. Togi Paruhum Tobing: Tinju: 0 – 0 – 1
25. Balap Sepeda Beregu Putra: 0 – 2 – 1
(A. Yani, Syafdezal, Muhardi, Fahrizal, SriIndra Cahya)
Total Medali: 19 – 14 – 15
Klasemen Akhir perolehan medali PON XI 1985 Jakarta
01. DKI Jakarta 151 119 105
02. Jawa Timur 85 94 101
03. Jawa Barat 66 49 86
04. Jawa Tengah 33 60 68
05. Irian Jaya 23 24 25
06. Sulawesi Selatan 19 31 40
07. SUMATERA BARAT 19 14 15
08. Lampung 17 17 18
09. Sumatera Selatan 12 11 10
10. Jambi 12 10 16
11. Kalimantan Tengah 12 5 5
12. Riau 9 8 5
13. D. I Yogyakarta 8 11 23
14. Kalimantan Timur 8 4 4
15. Sulawesi Utara 7 9 16
16. Bali 7 6 13
17. Maluku 7 5 8
18. D. I Aceh 7 1 5
19. Sumatera Utara 6 19 14
20. Kalimantan Selatan 6 3 7
21. Bengkulu 5 9 15
22. NTT 3 2 4
23. Kalimantan Barat 6 3 7
24. Sulawesi Tenggara 2 3 5
25. NTB 0 4 4
26. Timor Timur 0 1 1
27. Sulawesi Tengah 0 0 1
Sumber: Dari berbagai Sumber
















