Jakarta, Prokabar – Siapa yang tak kenal pebulutangkis Susi Susanti. Namanya sempat mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Barcelona tahun 1992 silam. Atas prestasinya itulah, Susi diberi kehormatan menyalakan obor Asian Games 2018, beberapa waktu lalu.
Selain prestasi yang diraihnya itu, segudang hal menarik dari sosok Susi patut jadi contoh bagi masyarakat Indonesia. Cinta negara, fokus berlatih hingga jadi juara dunia dan kehidupan cinta pada pasangan (Alan Budikusuma), rupanya mengusik Daniel Mananta.

Pria yang dikenal sebagai presenter ajang pencarian bakat ini mencoba peruntungannya sebagai produser film. Film Susi Susanti Love All jadi film kedua Daniel sebagai produser film. “Ini yang kedua sebelumnya judulnya Killers, buat keren-kerenan lah. Kalau yang sekarang bisa dibilang lebih ke passion gue,” ujar Daniel pada awak media.
Alasan Daniel mengangkat kehidupan Susi Susanti tak lain ingin menyebarkan semangat pada masyarakat lewat film. Bahkan kehidupan pribadi, cinta Susi pada suaminya pun dijadikan Daniel sebagai inspiratif bagi banyak pasangan.

“Aku ingin menyebarkan berita tentang cerita cinta mereka. Susi punya cerita tentang cinta, cinta kepada negara, terhadap keluarga, bidang olahraga yang digelutinya. Ini benar-benar cerita tentang seorang perempuan yang punya cinta luar biasa terhadap negara, olahraga dan pasangannya.
Keinginan pria kelahiran 14 Agustus 1981 ini rupanya sudah ada di kepala Daniel sejak lima tahun lalu. Namun pencarian Daniel menemukan sutradara dan penulis cukup menyita waktunya.
“Dari lima enam tahun lalu sudah ada di kepala gue. Sudah ada obrolan sama Ci Susi dan Koh Alan sebelumnya. Tapi memang kendala menemukan sutradara dan penulis yang klik ini susah. Akhirnya gue ketemu sama orang-orang hebat ini,” pujinya.
Tak hanya sebagai produser saja, Daniel pun mengurus segala sesuatunya termasuk pemilihan peran utama. “Pemilihan peran Susi kita ada beberapa casting. Dari hati lihat Laura Basuki nggak tau kenapa pasti cocok. Mulai dari gaya bicara, look nya dapet banget,” ungkapnya.

Begitu juga dengan pilihan Dion Wiyoko sebagai pemeran Alan Budikusuma, Daniel begitu percaya dengan bakat akting sahabatnya itu.
“Untuk Alan sendiri adalah Dion Wiyoko. Mereka (Dion dan Laura) udah main film bareng banyak. Chemistry mereka bagus banget, apalagi di sini peran Susi atau Laura lebih besar,” pungkasnya. (beb)
















