Jantung Masyarakat Mapattunggul Selatan Diperbaiki Provinsi Sumbar, Ini Hasilnya

Penulis -

Minggu, 10 Maret 2019 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Perekonomian masyarakat di Mapattunggul Selatan mulai membaik. Sejak mulai dikerjakannya proses pengerasan jalan untuk pengaspalan, harga hasil perkebunan masyarakat mulai naik.

Misalnya harga manggis, sebelum mulai proses pengerasan jalan, harga jual ke agen berkisar Rp4000 per kilo, kini menjadi Rp12 ribu per kilo. Belum lagi durian yang juga memgalami kenaikan dari Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu untuk ukuran besar buah yang sama.

“Hasil kebun semuanya naik, Pak. Alhamdulillah, ini pengaruh mulai baiknya akses transportasi ke kampung kami,” kata Karno, salah seorang warga setempat, Senin (10/3).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Di sisi lain, anggaran Rp7,6 Miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat bakal dikucurkan untuk pembangunan jalan yang menjadi jantung ekonomi masyarakat setempat. 

“Insyallah tahun ini dibangun. Mudah-mudahan proses tendernya lancar,” kata  Anggota Komisi IV DPRD Sumbar Fraksi Partai Demokrat, Sabar AS, baru-baru ini.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Diakui Sabar, paket pekerjaan ini sudah tayang di Sistim Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

“Ini jadi prioritas utama kita bersama Dinas PU usai turun ke lokasi akhir Tahun 2018 lalu. Saya di Komisi IV sudah berkali-kali ke Dinas PU untuk memastikan pembangunan jalan Mapattunggul Selatan itu bisa dikerjakan oleh pihak rekanan awal Tahun 2019 ini,” tegas Sabar.

Menurut Sabar AS, rincian pagu anggaran itu dibagi tiga kategori yaitu paket perencanaan DED Rp800 juta, pengerjaan fisik Rp6,5 Milyar dan pengawasan Rp391,6 juta.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Pembangunan jalan itu nantinya dimulai dari jalan Kampung Koto Panjang, Nagari Lansek Kadok, Rao Selatan hingga Nagari Silayang, Kecamatan Mapattunggul Selatan. Pengerjaannya nanti akan dibagi beberapa segmen disejumlah titik terparah, termasuk titik Puncak Kimin yang terparah saat ini akan dibangun sepanjang 400 meter dengan aspal beton,” tukas Sabar. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB