Jangan Main-main dengan Ancaman Hukuman dalam Tahapan Pilkada

Penulis -

Kamis, 10 Mei 2018 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar — Soal pilkada jika aparat memihak kena hukum. Contoh kasus di Kota Pariaman. Ini membuktikan UU diberlakukan dengan baik.

Sebagaimana diberitakan, majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas IB Pariaman, Sumatera Barat, menjatuhkan vonis satu bulan penjara kepada Kepala Desa Cimparuah, Kecamatan Pariaman Tengah. Kades terbukti mendukung salah satu pasangan calon walikota dan wakil walikota.

Komisioner Bawaslu Prov. Sumbar, Vifner (Ditengah) bersama Sekretaris Panwaslu Pariaman (Riki Falentino), dan Muhamad Fauzan’Azim (Pemerhati Pemilu Sumbar) rapat koordinasi dengan Stakeholder dan Awak Media di sebuah pertemuan.(rud/Prokabar)
Komisioner Bawaslu Prov. Sumbar, Vifner (Ditengah) bersama Sekretaris Panwaslu Pariaman (Riki Falentino), dan Muhamad Fauzan’Azim (Pemerhati Pemilu Sumbar) rapat koordinasi dengan Stakeholder dan Awak Media di sebuah pertemuan.(rud/Prokabar)

Hakim Ketua Pengadilan Negeri Kelas IB Pariaman, Irwan Munir di Pariaman, mengatakan selain kurungan penjara satu bulan, terdakwa atas nama Imardi Darwin juga dikenakan denda Rp3 juta dan subsider 10 hari kurungan penjara.

“Upaya pencegahan tidak menghapus persoalan hukum atau pidana. Karena bila undang-undang telah berlaku atau diundangkan oleh negara, maka masyarakat yang tahu atau tidak tahu, sudah dianggap sudah tahu oleh penegak hukum,” kata Vifner, salah seorang komisioner Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, kepada _*Prokabar*_ Rabu kemarin.

Masyarakat dituntut untuk mempertajam kepekaan dan nalurinya dalam menguasai hingga mengetahui hukum yang berlaku. Meski demikian, sebagai lembaga penegak dan pengawasan penyelenggaraan pemilu, memiliki tanggung jawab melakukan pencegahan sebelum melakukan penindakan.

Peserta rapat Koordinasi Bawaslu Sumbar, Panwaslu Kota Pariaman, Stakeholder dan Awak Media.(rud/Prokabar)

“Panwaslu Kota Pariaman sudah melakukan berbagai sosialisasi sebagai langkah utama pencegahan terjadinya pelanggaran pelaksanaan pemilu. Bahkan telah melakukan kerjasama MoU dengan seluruh instansi dan komponen masyarakat. Termasuk dengan rekan-rekan pers dan organisasi kepemudaan,” ujar Vifner. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB