Limapuluh Kota, Prokabar — Kekhawatiran banyak pihak akan terjadinya longsor langganan di jalur Sumbar-Riau, akhirnya jadi kenyataan. Tiap tahun kawasan Pangkalan dilanda bencana.
“Iya, malam ini sekira pukul 22.30 WIB. Akses jalan Sumbar-Riau ditimbun longsor di Koto Alam, Pangkalan Koto Baru,” kata Kapolres 50 Kota AKBP Haris Hadis, kepada Prokabar, Senin (5/11) dini hari.
Longsor di jalan Sumbar-Riau kata Haris, sebenarnya juga terjadi pada Minggu (4/11). Lokasinya di Kelok Sembilan. Tapi tidak fatal benar.
“Untuk longsor di Koto Alam, Pangkalan Koto Baru, titik persisnya (KM) sedang dikaji. Tapi anggota sudah dilokasi, untuk akses jalan bisa dilalui dengan sistym buka tutup,” terang Haris Hadis.
Longsor di jalan Sumbar-Riau sudah jadi momok menakutkan bagi masyarakat setempat dan pengendara. Tiap tahun, bencana itu selalu terjadi. Paling rawan di akhir dan awal tahun.
Sebelumnya, 7 Kecamatan di Limapuluh Kota sepanjang Sabtu kemarin juga dilaporkan dihantam bencana alam, berupa banjir dan longsor. Terparah itu yang kena dampak, Harau dan Lareh Sago Halaban. (vbm)
















