Jajaki Penggunaan Sepablock untuk Konstruksi, Direktur Hutama Karya Bertandang ke Semen Padang

Penulis -

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar- Direktur Operasi II PT Hutama Karya (Persero), Mardiansyah, mengunjungi PT Semen Padang untuk melihat langsung rumah contoh Sepablock (Semen Padang Bata Interlock), sekaligus menjajaki peluang kerja sama pemanfaatan produk turunan semen tersebut dalam proyek konstruksi, termasuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana, Selasa (24/3/2026).

Kedatangan rombongan dari perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara itu disambut langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, di rumah contoh Sepablock yang berlokasi di sisi utara lapangan sepak bola Semen Padang FC.

Selain Direktur Utama, rombongan juga disambut sejumlah pimpinan PT Semen Padang, yakni Kepala Departemen Bisnis Non Semen & Produk Turunan Ridwan Muchtar, Kepala Departemen Project Management Office Fery Sarvino, Staf Direktur Utama Donny Aswin Idham, serta Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi Yelmi Arya Putra.

Mardiansyah menyampaikan bahwa kunjungannya bertujuan untuk melihat lebih dekat kualitas dan keunggulan Sepablock, sekaligus membuka peluang sinergi antara Hutama Karya dan Semen Padang. Ia menilai produk inovatif tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan dalam berbagai proyek konstruksi yang tengah dan akan dikerjakan oleh Hutama Karya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kami ingin mengetahui lebih jauh potensi kerja sama yang dapat dijalin, terutama dalam pemanfaatan Sepablock untuk mendukung proyek-proyek konstruksi kami. Selain itu, kami juga ingin memahami lebih mendalam keunggulan teknologi Sepablock, mulai dari aspek efisiensi konstruksi hingga kualitas material,” kata Mardiansyah.

Menurutnya, pengembangan produk ini sangat relevan untuk menjawab kebutuhan hunian layak, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia. “Untuk itu, kami mendorong PT Semen Padang agar dapat mengembangkan Sepablock dalam skala produksi yang lebih besar sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar secara luas,” ujarnya.

Setelah meninjau langsung rumah contoh, Mardiansyah mengaku terkesan. Dari sisi eksterior, bangunan tersebut terlihat estetik dengan material yang memberikan kesan premium dan tidak seperti rumah sederhana pada umumnya. Sementara dari sisi interior, ia merasakan tingkat kenyamanan yang tinggi saat berada di dalam rumah.

“Secara keseluruhan, hunian ini sudah sangat layak. Kualitasnya juga tidak perlu diragukan karena, dari paparan yang kami terima, Sepablock telah melalui berbagai uji teknologi, sertifikasi, dan standar yang berlaku,” ujar alumni Teknik Sipil Universitas Bung Hatta (UBH) tersebut.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa Sepablock merupakan produk berkualitas tinggi hasil inovasi anak bangsa yang patut dikembangkan lebih lanjut. “Inovator dan tim PT Semen Padang harus terus mengembangkan produk ini agar semakin inovatif dan dapat dimanfaatkan secara lebih luas,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkenalkan teknologi konstruksi yang tidak hanya efisien, tetapi juga memiliki kualitas unggul,” katanya.

Kepala Departemen Bisnis Non Semen & Produk Turunan PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, menambahkan bahwa dari hasil diskusi dan peninjauan langsung, Sepablock memperoleh berbagai masukan positif dari pihak Hutama Karya. Salah satu keunggulan utama yang menjadi sorotan adalah kecepatan pembangunan.

“Dari penjelasan yang disampaikan, kami mendapat banyak masukan dari pihak Hutama Karya. Untuk bangunan huntap, Sepablock telah memenuhi banyak poin penting. Selain waktu pembangunan yang relatif singkat, sekitar 30 hari, kualitas rumah dari Sepablock juga sangat baik,” ujar Ridwan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Menariknya, hunian berbasis Sepablock tidak lagi dipandang sebagai rumah sederhana. Menurut penilaian pihak Hutama Karya, lanjut Ridwan, kualitas yang dihasilkan sudah masuk dalam kategori rumah premium. Hal ini menjadi nilai tambah signifikan, terutama dalam upaya menyediakan hunian yang layak dan bermartabat bagi korban bencana.

“Dari penilaian pihak Hutama Karya, rumah contoh ini bukan sekadar rumah sederhana, melainkan rumah dengan kualitas premium. Artinya, melalui Sepablock, kami dapat menghadirkan huntap yang tidak asal-asalan, tetapi hunian berkelas bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ridwan menambahkan bahwa pihak Hutama Karya juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperluas pemanfaatan teknologi Sepablock. “Hutama Karya berharap inovasi dari PT Semen Padang ini dapat diadopsi oleh berbagai instansi dan lembaga, khususnya di Sumatera Barat, dalam pengembangan perumahan,” pungkasnya. (*/Eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB