Jagat Maya Gempar, Bantuan Rp15 Juta untuk Ibu Pemulung di Pessel, Hanya Amplop Kosong

Penulis -

Senin, 10 Februari 2020 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Sejagat maya mendadak gempar, karena postingan di akun Facebook Narti Oks meluapkan kekesalan terhadap Pemerintah Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, memberikan amplop kosong bertuliskan Rp15 juta.

Setidaknya, postingan di akun Narti Oks hingga kini telah telah mencapai 10.525 kali dibagikan, 22.386 komentar dan 17.701 reaksi dari Netizen.

Dalam akun Nasti Oks menyampaikan kekesalannya kepada pejabat yang ada di Pesisir Selatan. Nasti Oks mempertanyakan, kenapa Ibu dan teman ibunya yang bekerja sebagai pengutip gelas aqua di beri amplop kosong oleh pejabat yang ada di Painan pada saat peringatan Hari Ibu di Painan.

Dalam akun tersebut, Nasti Oks menceritakan, ibunya bersama dengan teman ibunya di undang untuk menghadiri Acara peringatan Hari Ibu pada 22 Desember 2019 di Painan.

Dalam acara tersebut mereka diberi sembako berupa pop mie dan beras raskin dengan ukuran sedang dan bantuan masing-masing sebesar Rp15 juta yang digunakan untuk biaya renovasi rumah. Akan tetapi bantuan sebesar Rp15 juta tersebut hanyalah amplop kosong,

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Lebih lanjut Nasti Oks berkisah, ibunya dan teman ibunya disuruh untuk diam dan melarang menceritakan kepada orang lain karena bisa jadi mereka tidak akan diberi bantuan lagi.

Narti juga meminta kepada bapak pejabat untuk tidak mempermainkan orang miskin. Ia juga menulis, jika ada yang sengaja mengambil bantuan tersebut untuk mengembalikan hak mereka. Jika bantuan itu tidak ada, Narti mempertanyakan apa maksud ucapan dan amplop kosong tersebut.

Berikut status Narti Oks yang ditulis diakun Facebooknya.

“Kisah nyata yang di alami ibu ku dan 2 orang rekan seprofesi nya..yang seharian mereka bekerja sebagai pengutip gelas aqua..pada peringatan hari ibu di kota painan mereka bertiga di undang dlm acara peringatan hari ibu..di acara ini mereka di beri sembako berupa pop mie dan beras raskin ukuran sedang dan bantuan masing 2 mereka sebesar Rp15 juta, untuk biaya renovasi rumah..tapi yang jdi tanda tanya kenapa mereka cuma di kasih amplop kosong oleh bapak pejabat di kota painan ..apa maksud dari amplop zonk ini..sesekali mereka menanyakan knapa kami cuma mendapatkan amplop kosong..mereka malah di suruh tutup mulut dan di larang menceritakan sama orang” dgn alasan mereka di takuti klau bercerita ttng amplop kosong ini nanti bisa” tdk di ksih bantuan sedih sekali stelah ibu saya bercerita dgn penuh kesedihan terpaksa saya unggah di sini..saya minta kepada bpk pejabat tlng jangan permainkan orang ” miskin..klau ada yg sengaja mengambil bantuan tersebut tlng kembalikan hak mereka..jika bantuan itu tdk ada apa maksud ucapan dan amplop kosong itu..santunan yg sangat memalukan dari bpk pejabat kota painan,”

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kepala Dinsos P3A Pessel, Zul Afrianto menggapi, hal itu merupakan hanya suatu kesalahpahaman. Amplop kosong itu tidak benar. Melainkan bantuan yang diserahkan simbolis saja, dan akan diserahkan kembali setelah diproses.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Dan itu telah kami sampaikan pada penerima (saat penyerahan bantuan),” ungkapnya pada wartawan Senin (10/2) di Painan.

Ia mengaku, bantuan yang diserahkan secara simbolis saat itu, untuk bantuan bedah rumah. Dan pihak penerima, ada sebanyak tiga penerima yang merupakan pemulung. Salah satunya, masuk ibu dari Narti Oks pemilik akun facebook.

“Itu untuk (bantuan) bedah rumah. Dan ini sudah kami sikapi. Supaya tidak ada salahpaham,” ujarnya.

Selain ibu Narti Oks, saat ini pihaknya sedang menindaklajuti pembiyaaan untuk bantuan dua penerima lainnya. Karena, saat itu, yang menerima bantuan simbolis dengan bantuan yang sama ada tiga orang.

“Semua proses sedang berjalan. Kami harap penerima bersabar. Insyalaah Allah akan kami sikapi dengan Arif,” tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB