Jaga Kelancaran Operasi, Dirops Semen Padang Kumpulkan Jajarannya

Penulis -

Rabu, 13 April 2022 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar- Guna menjaga kelancaran operasi, dan kebersihan dan keamanan pabrik, Direktur Operasi PT Semen Padang Indrieffouny Indra, mengumpulkan seluruh jajaran Direktorat Produksi dalam bentuk dengan memberikan sosialisasiterkait Operational Exellence, House Keeping Rate (HKR), dan Safety & Security. Kegiatan itu pada Selasa dimulai di Pabrik Indarung VI, Selasa (12/4) pagi, dan akan dilanjutkan pada hari berikutnya ke unit produksi lainnya.

“Kampanye dan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh karyawan unit kerja tentang pentingnya menjaga kelancaran operasi dan kebersihan pabrik,” kata Indrieffouny Indra pada paparannya di depan Kantor CCR Building Indarung VI.

Kegiatan itu dihadiri seluruh karyawan organik dan non organik di Pabrik Indarung VI, serta sejumlah staf pimpinan di lingkungan PT Semen Padang. Hadir di antaranya, Kepala Departemen Produksi Semen, Sumarsono, Kepala Departemen Pemeliharaan, Muhammad Syafitri, Kepala Departemen Tambang & Pengelolaan Bahan Baku, Andria Delfa, Kepala Departemen Produksi Terak, Admartin, Staf Direksi, Durain Parmanoan, Wakil Kepala Departemen Pemeliharaan, Abdul Hakim Lubis, Kepala Unit Pengamanan, AKBP Fidraus, Kepala Unit SHE, Musytaqim Nasra, dan Kepala Unit Total productive Maintenance (TPM), Zulkarnaen.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Indrieffouny Indra yang akrab disapa Arief, menekankan tiga poin penting yang harus diimplementasikan oleh seluruh karyawan Pabrik Indarung VI, yaitu Operational Excellence, House Keeping Rate (HKR), serta Safety dan Security.

“Ketiga poin ini, tentunya akan dapat mewujudkan target RKAP yang telah ditetapkan pemegang saham, seperti lingkungan kerja menjadi bersih dan nyaman, serta mengantisipasi terjadinya kecelakaan kerja,” kata Arief.

Arief pun juga membeberkan tiga poin yang harus diimplementasikan di Pabrik Indarung VI. Untuk operational excellence, kata Arief, tentunya dapat dicapai melalui tiga hal, yakni, menjaga availability peralatan utama, melakukan peningkatan kualitas dan jumlah part Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) jasa dan spare part, serta menjaga biaya produksi (COGM) sesuai atau lebih rendah dari yang ditargetkan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Untuk menjaga biaya produksi atau COGM, ada beberapa cara yang harus dilakukan, yaitu menjaga operasi kiln dengan kapasitas optimal, mengelola indeks (clinker factor dan gipsum purified), melakukan perbaikan konsumsi energi, dan menjaga stock batubara di storage minimal 60 persen.

“Operasional excellence ini, juga didukung oleh Unit TPM dan House Keeping (kebersihan pabrik) melalui implementasi 5P, penerapan autonomous maintenance oleh personil produksi, dan implementasi pilar Focus Improvement dibentuk di lingkungan kerja,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Arief juga meminta peran owner dalam operasional excellence, termasuk dalam hal keselamatan kerja yang bertujuan untuk eliminasi kondisi kerja tidak aman dan perilaku kerja berbahaya.

Di antaranya, dengan melakukan pengecekan peralatan secara kountinue dan bersama. Kalau ditemukan ada kerusakan, lakukan langsung perbaikan. “Kalau tidak bisa diperbaiki secara langsung, segara dilaporkan kondisi abnormalitas, supaya ada tindakan perbaikan selanjutnya,” ungkap Arief.

Terkait safety dan security, Arief meminta untuk terus ditingkatkan. Misalnya peningkatan keamanan pabrik, diharapkan terus diperketat melalui pembatasan lalu lintas orang dan kendaraan keluar masuk pabrik.

“Peningkatan keamanan ini juga arahan dari tim auditor Baharkam Polri yang datang ke PT semen Padang pekan lalu untuk melakukan audit implementasi Sistem Manajemen Pengamanan,” pungkas Arief. (*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB