Jakarta, Prokabar – PSSI resmi menunjuk pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yongs sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dengan jabatan baru itu, pelatih 50 tahun ini memberikan sejumlah permintaan fasilitas kepada PSSI.
Shin Tae-yong resmi ditunjuk menukangi tim Merah Putih pada Sabtu 28 Desember 2019 di
Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Dalam kesempatan itu, PSSI mengungkapkan sejumlah hal yang diperlukan oleh Shin saat berada di Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan mengakui jika pelatih baru Timnas Indonesia, Shin Tae Yong memiliki permintaan khusus diluar gajinya yang kabarnya mencapai Rp7 Miliar/ setahun.
Mochamad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule, tidak keberatan dan bakal memenuhi
permintaan Shin yaitu apartemen hingga mobil. “Permintaan khusus ya standar saja.
Seperti apartemen dan mobil tentu kita siapkan,” kata Iriawan.
Selain itu, Shin Tae-yong, mempunyai permintaan khusus kepada PSSI. Ia ingin induk sepakbola tanah air tersebut mencarikan guru les bahasa Indonesia untuknya.
Menanggapi hal tersebut Iwan Bule mengaku sangat senang. Menurutnya, Tae-yong
menunjukkan tak ingin ada kendala yang berarti dalam melatih timnas Indonesia.
Permasalahan bahasa sering kali menjadi kendala pelatih dalam menukangi sebuah tim.Maka dari itu wajar bila Tae-yong mau belajar bahasa Indonesia agar para pemainnya dapat mengerti secara detail instruksinya.”Saya akan berikan dia guru yang terbaik. Bagus sekali permintaannya. Artinya dia mau mempelajari kultur budaya kita,” katanya.
PSSI mengontrak Tae-yong selama empat tahun. Nantinya, pria berusia 50 tahun tersebut selain memegang timnas senior dan U-20, juga diminta membantu timnas U-16, U-19, dan U-23.
Sementara itu, saat ditanya berapa nilai kontrak Shin selama menjadi pelatih timnas,
PSSI tidak mau menjawabnya. “Yang jelas Indonesia mampu mengontrak yang bersangkutan berapapun harganya,” jelasnya.(*/mht)
















