Trending | News | Daerah | SemenPadangFC

Daerah

Isu Virus Corona Merebak, Pemkab Pessel Tetap Tampung Turis Cina

Pesisir Selatan, Prokabar – Wisatawan asal Negara Cina tetap mengunjungi sejumlah objek wisata Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar. Pemkab Pessel tetap menampung kedatangan mereka.

Meskipun virus corona berasal dari warga Negara Cina, dan isu virus mematikan itu terus merebak sehingga menghantuai masyarakat Sumbar khususnya.

Diketahui, para wisatawan ini mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Minggu (26/1) sekitar pukul 06.45 WIB. Kedatangan turis yang dibawa oleh PT. Marawa Corporation yang mengandeng biro perjalanan PT Coco’s Tour Indonesia.

Ratusan Wisatawan asal Cina ini diketahui mengelilingi lima kabupaten/kota di Sumbar yakni Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Tanah Datar, Kota Padang, Pariaman dan Bukittinggi.

Kepala Dinas Pariwisata Pemda dan Olahraga (Disbudpar) Pessel, Hadi Susilo mengatakan, pihaknya tidak ada melarang wisatawan yang datang ke Pessel baik wisatawan dari Cina.

“Kami tetap merujuk kepada keputusan Pemerintah Provinsi Sumbar, dimana tetap menampung dan mendukung kedatangan para wisatawan ini untuk menggenjot kunjungan wisata,” ujarnya pada Prokabar.com, Senin (27/1) di Painan.

Dikatakannya, sesuai pemeriksaan pihak Pemprov di BIM terhadap ratusan turis juga tidak terdampak virus corona yang dimaksud.

“Sebelum adanya kebijakan dari atasan (bupati/sekda) kami tetap menerima kedatangan meraka. Karena sejumlah objek wisata sudah disiapkan untuk ditampung kedatangan mereka,” ungkapnya.

Apalagi Pemprov Sumbar sudah mengklaim bahwa kesehatan para turis telah diuji dan diperiksa secara ketat.

Dalam kesempatan ini, Direktur RSUD M Zein Painan, Sutarman mengatakan, pihanya siap menerima pasien yang terjangkit virus corona dengan satu ruangan isolasi khusus.

“Kami telah menyediakan satu ringan isolasi khusus untuk virus mematikan itu, satu ruangan itu hanya menampung tiga orang pasien, “ujarnya.

Selain ruangan, Sutarman berkata, RSUD juga telah memiliki alat standar yang biasa digunakan dalam ruangan isolasi. Dan dokter yang mumpuni.

“Kami juga mempersiapkan alat kesehatan yang memang sesuai standar untuk ruang isolasi seperti ventilator dan sebagainya, termasuk peralatan diantarnya alat pelindung diri, kemudian masker sudah kami siapkan,” jelasnya.

Ditambahkan, pihaknya juga telah mempersiapkan rungan khusus untuk kedatangan pasien yang telah terbukti terjangkit virus corona.

Saat ditanya, sudah adakah pasien yang terjangkit virus corona? Sutarman menjawab, sejauh ini pihaknya belum menerima pasien yang terjangkit virus itu.

“Disini belum ada pasien yang terjangkit, jika ada tanda-tandanya diharapkan kepada masyarakat secepatnya untuk berobat ke RSUD guna dicek kepastiannya. Tanda-tanda virus ini seperti pilek berkepanjangan dan kondisi badan panas, jika ada tanda-tanda itu diharapkan segera dicek,” tutupnya.(min)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top