Daerah

Irman : Tapal Batas Nagari Menunggu Putusan MA

Tanah Datar, Prokabar – Terkait persoalan tapal batas berujung bentrok yang melibatkan dua nagari, Sumpur dan Bungo Tanjung di kecamatan Batipuh dan Batipuh Selatan, Pemerintah Tanah Datar mengatakan jika persoalan tersebut akan diselesaikan melalui mediasi. Mediasi dilakukan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Mediasi tersebut akan dilakukan di Mapolres Padang Panjang pada Jumat siang (6/12) yang dimotori oleh Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariadi dan Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf Edi S Harahap.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyayangkan terjadinya bentrokan yang mengakibatkan jatuhnya korban luka dan kerugian materil. Padahal, terkait persoalan tapal batas itu, saat ini persoalan tersebut tengah menjalani proses hukum di Mahkamah Agung, dan tengah menunggu hasil putusan.

“Persoalan tapal batas kedua nagari saat ini proses hukumnya tengah berjalan dan menunggu putusan dari mahkamah agung,” ucap Kepala Kesbangpol Tanah Datar, Irman.

Terkait hal itu, pemerintah Kabupaten Tanah Datar meminta masyrakat kedua nagari untuk bersabar dan tidak melakukan hal hal yang bertentangan dengan hukum.

Sebelumnya, bentrokan yang melibatkan dua nagari di kecamatan batipuh dan batipuh selatan pecah terkait persoalan tapal batas. Akibat bentrokan tersebut, 3 warga dari kedua belah pihak mengalami luka luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Selain itu, bentrokan juga menyebabkan kerugian materil, seperti rusaknya 4 unit mobil dan dua motor yang ditemukan didalam danau Singkarak. Seluruh kendaraan tersebut untuk sementara di evakuasi ke Mapolres Padang Panjang. (eym)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top