Irman : Tapal Batas Nagari Menunggu Putusan MA

Penulis -

Jumat, 6 Desember 2019 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Terkait persoalan tapal batas berujung bentrok yang melibatkan dua nagari, Sumpur dan Bungo Tanjung di kecamatan Batipuh dan Batipuh Selatan, Pemerintah Tanah Datar mengatakan jika persoalan tersebut akan diselesaikan melalui mediasi. Mediasi dilakukan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Mediasi tersebut akan dilakukan di Mapolres Padang Panjang pada Jumat siang (6/12) yang dimotori oleh Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariadi dan Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf Edi S Harahap.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyayangkan terjadinya bentrokan yang mengakibatkan jatuhnya korban luka dan kerugian materil. Padahal, terkait persoalan tapal batas itu, saat ini persoalan tersebut tengah menjalani proses hukum di Mahkamah Agung, dan tengah menunggu hasil putusan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Persoalan tapal batas kedua nagari saat ini proses hukumnya tengah berjalan dan menunggu putusan dari mahkamah agung,” ucap Kepala Kesbangpol Tanah Datar, Irman.

Terkait hal itu, pemerintah Kabupaten Tanah Datar meminta masyrakat kedua nagari untuk bersabar dan tidak melakukan hal hal yang bertentangan dengan hukum.

Sebelumnya, bentrokan yang melibatkan dua nagari di kecamatan batipuh dan batipuh selatan pecah terkait persoalan tapal batas. Akibat bentrokan tersebut, 3 warga dari kedua belah pihak mengalami luka luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain itu, bentrokan juga menyebabkan kerugian materil, seperti rusaknya 4 unit mobil dan dua motor yang ditemukan didalam danau Singkarak. Seluruh kendaraan tersebut untuk sementara di evakuasi ke Mapolres Padang Panjang. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB