- Lubukbasung, Prokabar.com – Bupati Agam Beni Warlis bersama Jajaran menyambut hangat kehadiran Anggota DPD RI Irman Gusman dan rombongan, Kamis (23/10). Kunjungan kerja Tokoh Intelektual ini sebagai bentuk perhatian terkait adanya kejadian luar biasa pada MBG beberapa waktu lalu.
Selain MBG atau Makan Bergizi Gratis, Jajaran Pemerintah Kabupaten Agam juga sangat intensif mensukseskan program ketahanan pangan atau swasembada pangan Presiden RI Prabowo Subianto, melalui inovasi Sawah Pokok Murah atau SPM.
“Saya ingin menjemput aspirasi langsung ke daerah ini. Mendukung penuh program Pemerintah Pusat seperti Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis dan Ketahanan Pangan sukses semua daerah.” ungkap Irman Gusman, kepada Prokabar.com di Aula Bupati Agam, Kamis sore (23/10).
Melalui program pusat ini, pemerataan dapat tercapai. Tidak ada lagi kesenjangan dan ketidakadilan. Dari delapan ribu desa telah tersalurkan 400 Triliun dana desa, akan tetapi penggunaan anggaran ini tidak efektif Dan habis begitu saja. “Dan melihat kondisi saat ini, hendaknya penggunaan anggaran ke desa mampu meningkatkan pemerataan kesejahteraan dengan melalui pengembangan ekonomi atau bisnis,” ujarnya.
Irman Gusman juga memaparkan, Sektor Pariwisata sangat menjanjikan masa depan bangsa. Karena mampu menghidupkan jaringan ekonomi akar rumput. “Semua orang dan semua sektor bergerak jika sektor pariwisata hidup di setiap daerah. Apalagi kita tidak memiliki sumber daya alam untuk sektor industri energi,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Agam Beni Warlis berkesempatan memaparkan program unggulan dan potensi investasi strategis yang tengah berjalan dari Pemerintah Kabupaten Agam.
Beberapa program prioritas antaranya Sawah Pokok Murah, Bangkik dari Surau, Sholat Champion, serta Nagari Creative Hub berbasis masjid. Penguatan karekater generasi penerus menjadi kunci utama dalam pembangunan bangsa dan negara. Untuk itu investasi sesungguhnya adalah melahirkan generasi cerdas, jujur, amanah, berakhlak atau beradab dengan nilai-nilai sopan santun yang tinggi.
Selain itu, program inovasi Sawah Pokok Mudah atau SPM juga menarik perhatian Irman Gusman. Pasalnya, terjadi peningkatan hasil produksi dari 5 Ton pertahun menjadi 8 Ton. “Terjadi peningkatan 3 Ton pertahun jika menggunakan inovasi program Sawah Pokok Murah,” pungkasnya. (rud)
















