Trending | News | Daerah | Covid-19

Selebritis

Intip Keseruan Rahmet Ababil Syuting Series ‘Jadi Ngaji’ di @Se2ruan

Dibaca : 98

Jakarta, Prokabar – Setelah jeda beberapa episode, live Instagram @Se2ruan kembali hadir. Masih membahas series ‘Jadi Ngaji’, pemandu acara Ifan Ohsi mengundang Rahmet Ababil yang berperan sebagai Dori.

Selama kurang dari satu jam, pria yang dikenal sebagai komika, YouTuber dan penulis buku ini berhasil ‘mengocok’ perut penonton dan juga kru @Se2ruan. Ada saja bahan canda Rahmet yang membuat Ifan tertawa terbahak-bahak.

“Jangan salah lho, orang lucu itu di kehidupan nyatanya itu baperan. Ada satu penelitian yang menyebutkan orang humoris itu punya sisi sensitif alias baperan,” jelas Rahmet.

“Bisa dibilang orang lucu itu dalam sosialisasinya tidak didengarkan. Kalau lagi serius nggak didengerin tapi sebaliknya kalau candaan menarik perhatian. Nah peran Dori yang aku mainkan ini persis banget,” ujar Rahmet menyebut karakter perannya.

Di series yang tayang di GoPlay setiap Jum’at ini, Rahmet bersahabat dengan Shandy William (berperan sebagai Lukman) dan Bhakti Perkasa (Tibo). Ketiganya beradu akting dengan aktor dan aktris kenamaan seperti Tabah Penemuan (Baba) dan Dewi Irawan (Mamam).

“Jujur aku mengikis rasa sungkan itu sulit. Bahkan latihan dulu untuk menyapa Bang Tabah Penemuan. Harus bisa menyesuaikan diri saat ngobrol sama senior,” jujur Rahmet.

Beruntung bagi Rahmet, kebetulan salahsatu tetangga rumahnya ada ikatan saudara dengan Tabah Penemuan. “Nah ada bahan obrolan nih. Akhirnya bisa nyaman ngobrol. Tapi masalahnya sama Mamam (Dewi Irawan) nggak ada saudaranya yang jadi tetangga,” seru Rahmet.

“Akhirnya cari bahan lagi, bahas Radit (komika) yang pernah main bareng sama Mamam. Nah ngobrol makin dekat saja. Jadi memang aku ini agak sungkan kalau ngobrol sama senior seperti mereka. Suka grogi, jadi dicicil dikit sambil lihat situasi,” tambahnya.

Selain pengakuan syuting bareng aktor kenamaan, pemilik nama lengkap Rahmat Hidayat ini mengisahkan pengalaman yang tak terlupakan.

“Ada adegan menantang, bagian marah itu yang nggak bisa. Marah yang ekspresi diam dan pakai verbal. Kalau pakai suara tinggal kencengin intonasinya. Nah kalau ekspresi, diam aja malah jadi lucu. Tuh, serem nggak!,” tanya Rahmet sambil melotot.

Melihat ekspresi marah Rahmet, Ifan malah tertawa. “Iya jadi lucu ya Met. Pantesan adegan ini di retake terus terusan,” timpal Ifan. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top