Inspiratif! Lewati 46 Tahun, Sacti Club Taekwondo Indonesia Terapkan Metoda Ini

Penulis -

Senin, 17 Agustus 2020 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Cabang seni beladiri asal Korea Selatan, Taekwondo sangat digemari masyarakat Indonesia. Mulai dari usia anak-anak, remaja hingga orang dewasa tak ada kata terlambat untuk berlatih.

Semangat inilah yang kemudian ditangkap Sacti Club Taekwondo Indonesia mampu bertahan hingga 46 tahun lamanya. Terbentuk sejak tahun 1974 melalui perjuangan Dewan Guru, Master Sukanda (81), tercatat lebih dari ribuan siswa taekwondoin di seluruh Nusantara.

”Sacti sudah ada di Indonesia khususnya di Jakarta dan Sumatera dari tahun 1974. Dewan Guru kami adalah Master Sukanda yang kini berusia 81 tahun. Hingga saat ini, beliau masih melatih kita, para pemegang sabuk hitam,” sebut pengurus Bintaro Sacti Club, Sabeum-nim Temmy Nasution.

Perjuangan dan perjalanan Sacti diwarnai dengan segala prestasi yang diraih. Bahkan sejak tahun 2018, Sacti bekerjasama dengan BAIS TNI menggelar kejuaraan nasional ‘Sacti Grand Championship’.

Baca Juga :  Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

Namun rencana di tahun ke tiga (2020), acara kejuaraan nasional ini harus tertunda karena masa pandemi covid-19.

”Sudah menjadi agenda tahunan kami menggelar kejuaraan dengan skala nasional. Tapi yang terjadi tahun ini malah diluar kendali. Mudah-mudahan setelah wabah ini berlalu, kami akan melanjutkan rencana yang tertunda,” tuturnya.

Mengisi rencana yang tertunda, Sacti tak ingin tinggal diam. Kepada masyarakat luas, Sacti ingin menunjukan kegiatan dalam berlatih tak terganggu dengan kondisi pandemi yang meresahkan.

”Justru dengan kita berolahraga teratur dan mengikuti prosedur kesehatan dari pemerintah, imun serta kekebalan tubuh semakin meningkat. Dibanding hanya diam di rumah tanpa kegiatan, justru kurang baik untuk kesehatan,” seru Temmy mengingatkan.

Baca Juga :  Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Terbukti dari seratus taekwondoin di dojang (istilah nama tempat) Bintaro, Tangerang Selatan dalam kondisi baik dan menempati daerah zona hijau.

”Alhamdulillah di sini green zone dan anak-anak dalam kondisi sehat. Patuh melaksanakan prosedur kesehatan, saya rasa tidak perlu dikhawatirkan lagi,” ungkapnya.

Subsidi Silang

Keistimewaan dari Sacti Club Taekwondo Indonesia, setiap pengurus cabang memberlakukan metoda subsidi silang bagi taekwondoin yang kurang beruntung.

Dijelaskan Sabem PW Bierlee (pengurus Bintaro Sacti Club), metoda tersebut sangat efektif guna mengundang semangat generasi penerus mencintai Taekwondo.

”Di antara anak-anak di sini ada yang berasal dari keluarga yang tak mampu. Karena keinginannya kuat untuk berlatih, kami terima. Tidak ada batasan siapa yang berhak mengikuti latihan di sini,” jelasnya.

Baca Juga :  Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Melihat animo generasi penerus yang berasal dari keluarga prasejahtera, pengurus Bintaro Sacti Club berusaha mencari jalan keluarnya.

”Ada anak-anak yang kurang beruntung ingin latihan tapi nggak punya pakaian dan peralatan, kita persilahkan masuk. Mereka adalah anak tukang bubur, sopir, ojek dan masih banyak lagi. Kita tawarkan kepada orangtua yang diberi kemampuan lebih untuk membantu,” ucap Temmy menambahkan.

”Jangan takut nggak punya baju Taekwondo, kita bisa usahakan. Yang penting semangatnya sungguh-sungguh. Siapa tahu justru dari mereka lah, kita bisa mengantarkannya menjadi atlet nasional,” harapnya mengakhiri perbincangan. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar
Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026
Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar
Daerah Mulai jujur, KONI Pessel Minta Pelaksanaan Porprov Ditunda
Ini Alasan Memilih Asics Novablast 6 untuk Lari
POBSI Padang Benahi Tata Kelola Organisasi, Buka Pendaftaran Ketua Baru Periode 2026-2030
Ukir Sejarah, Timnas Bola Voli Putra Indonesia Juara Asia 2026
Kejurnas Kempo Wilayah Sumatera 2026, Atlet Pesisir Selatan Raih Enam Medali

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Senin, 14 September 2026 - 10:59 WIB

Daerah Mulai jujur, KONI Pessel Minta Pelaksanaan Porprov Ditunda

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:58 WIB

Ini Alasan Memilih Asics Novablast 6 untuk Lari

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB