Insentif Dipotong, Fraksi PAN Sorot Prilaku Oknum Dinkes Pesisir Selatan

Penulis -

Kamis, 10 Juni 2021 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Novermal Yuska, menyorot perilaku tak manusiawi oknum Dinas Kesehatan dan Puskesmas, tentang memotong dana Intensif tahun 2020, bagi tenaga medis yang menangani Covid-19.

Kalau benar ada pemotongan, ini sebuah tindakan yang tidak manusiawi dan melangar hukum, ungkap Novermal Yuska.

Menurutnya, meskipun kejadian ini pada tahun 2020, Bupati Rusma Yul Anwar, harus merespon ini dengan menugaskan Inspektur melakukan penelusuran. Kalau terbukti benar ada pemotongan, harus dilanjutkan dengan pemeriksaaan khusus dan menjatuhkan hukuman disiplin terhadap yang bersangkutan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Ya, meskipun kejadian ini pada tahun 2020, Bupati harus tegas tentang hal itu, karena, hak mereka tidak ada istilah dipotong oleh oknum tertentu,” ujarnya.

“Supaya tidak menjadi fitnah, saya berharap ada tenaga kesehatan yang mau buka suara benar tidaknya pemotongan tersebut. Jangan takut. Kerahasiaan dan keamanan mereka saya dijamin,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Lanjut, Anggota Komisi III DPRD Pessel itu mengatakan, kalau terbukti benar dipotong, ini pelanggaran hukum yang harus diusut tuntas. Jaksa dan polisi harus proaktif mengusutnya.

Kedepan, Bupati harus memastikan tidak ada lagi pemotongan hak tenaga kesehatan, dan PNS pelayan publik lainnya. Pengawasan harus lebih tingkatkan.

Jangan zalimi tenaga kesehatan yang sudah bertaruh nyawa dalam pelayanan Covid-19. Mestinya mereka juga difasilitasi dengan sarana prasarana perlindungan diri dengan penyediaan APD yang lengkap, dan peningkatan imun tubuh dengan tambahan asupan gizi dan vitamin, ungkapnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pessel, Satria Wibawa mengatakan, dirinya siap dipanggil oleh penegak hukum untuk menjelaskan semua persoalan ini.

“Saya tetap Kooperatif jika saya dipanggil oleh penegak hukum,” ujarnya singkat. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB