Limapuluh Kota, Prokabar – Ingat dengan Walinagari di Sumbar, yang tempo hari berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo untuk hadir dalam peringatan Peristiwa Situjuah 15 Januari 1949 yang ke-70?
Surat yang dikirim Walinagari Situjuah Batua, Situjuah Limo Nagari, Lima Puluh Kota DV Dt Tan Marajo itu, akhirnya berjawab dengan kehadiran Kepala Staf Kepresidenan Jendral TNI Moeldoko, Wamen ESDM Arcandra Tahar dan Komut BRI Andrinof Chaniago.
Beberapa bulan setelah peringatan Peristiwa Situjuah 15 Januari 2019 lalu, kini, nagari para syuhadah tersebut, menggerakan program inovatif pengelolaan sampah.
“Alhamdulillah, sejaka beberapa waktu terakhir, kita sudah memiliki bank sampah,” kata DV Dt Tan Marajo, Walinagari Situjuah Batua, Situjuah Limo Nagari, kepada Prokabar Senin (25/6).
Kata Tan Marajo, saat ini, hampir 1.000 an tong sampah ukuran besar , tersebar di sudut-sudut nagari dan di depan rumah warga. “Masih kurang tongnya,” sebut Walinagari.
Pengelolaan sampah yang dilakukan Pemerintah Nagari Situjuah Batua, digerakan tim nagari dan Linmas serta pasukan pembersih sampah dengan beberapa sepeda motor untuk moda pengangkutan.
“Sampah kita olah jadi pupuk, mana yang bisa dimanfaatkan, ya dimanfaatkan. Masyarakat sekaligus menabung dengan sampahnya,” sebut Tan Marajo didampingi aparatur nagari dan Ketua Bamus, Zuk Aidi.
Sampah di rumah-rumah warga, kini tidak perlu dibuang sembarang tempat atau di saluran air. Sebab tiap pagi hingga sore, ada pasukan khusus yang akan menjemput sampah tersebut.
“Tahun ini, kita sudah anggarkan juga pembelian satu unit mobil pengangkut sampah. Jadi, benar-benar diurus oleh Badan Usaha nya secara profesional dan transparan,” sambung Tan Marajo.
Nantinya, hasil pengelolaan sampah ini, akan masuk ke khas nagari dan menjadi pendapatan asli nagari. “Untuk sistym subsidi silang, bisa kita lakukan dengan bank sampah ini,” sebut Walinagari.
Situjuah Batua, merupakan satu dari tiga nagari yang berstatus mandiri di Limapuluh Kota. Walinagari Tan Marajo, dikenal sangat dekat dengan masyarakatnya. Tiap tahun, Tan Marajo membagikan buku, tas dan peralatan sekolah gratis kepada warga miskin.
Tan Marajo berharap, perusahaan negara dapat menurunkan CSR nya untuk penguatan program bersih-bersih nagari itu. (Vbm)
















