Inovasi Padang Panjang Menekan Penyebaran Covid 19 Dipuji Tenaga Ahli Menkes

Penulis -

Jumat, 25 Juni 2021 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Tenaga Ahli Menkes Puji Rumah Isolasi Berbasis Kaum di Padang Panjang Staf Ahli Menteri Kesehatan, Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc memuji langkah Pemko Padang Panjang dalam menekan penyebaran Covid-19. Padang Panjang menggagas Rumah Kesehatan Covid-19 berbasis kaum sebagai rumah isolasi mandiri.

Sebanyak ampek suku anam tumpuak (empat suku enam tumpuk-red) Kenagarian Gunung yang ada di Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, telah dan tengah menyiapkan lima rumah kaum untuk keperluan isolasi mandiri itu. Suku-suku itu, terdiri dari Suku Pisang, Jambak, Koto dan Sikumbang dengan tumpuak Sikumbang Ilia, Sikumbang Mudiak, Sikumbang Tigo Niniak, Koto Baranam dan Koto Paruik.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Dalam peninjauannya ke Padang Panjang, Jumat (25/6), didampingi Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Dokter Andani melihat langsung fasilitas yang tersedia di Rumah Isolasi Kaum M. Datuak Lelo Angso Suku Sikumbang Tigo Niniak, Kaum D. Datuak Banso Rajo Suku Pisang, dan Kaum D. Datuak Simarajo Suku Pisang. Sementara Rumah Kesehatan Kelurahan Tangguh Covid-19 sudah pernah ditinjaunya pada 3 Juni lalu.

Menurut Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) itu, Rumah Isolasi berbasis kaum ini sangat menarik.

“Ada pemberdayaan kaum. Bila ada anak kemenakan yang positif, ada tempat isolasinya. Kekerabatan kaum di Sumbar sangat kuat. Diharapkan, ini menjadi hal baru dan bagus, karena para datuk atau pemuka adat akan menjadi sangat perhatian untuk masalah itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Andani berharap Rumah Isolasi berbasis kaum ini bisa dimaksimalkan pemanfaatannya. “Jangan sekadar ada, tapi tidak digunakan. Ini mencegah kita jangan terlalu banyak isolasi mandiri di rumah-rumah. Filosofi yang paling penting, menanamkan kepada masyarakat bahwa Covid-19 itu ada dan diselesaikan secara gotong royong,” tuturnya.

Sebelumnya, seusai Shalat Jumat di Masjid Nurul Huda Ganting, Andani menyempatkan diri memberikan penyuluhan pentingnya protokol kesehatan. Andani mengingatkan masyarakat agar jangan sampai terjadi ledakan kedua pandemi Covid-19, karena saat ini masyarakat yang terpapar Covid -19 di Sumbar sudah mencapai lebih 300 orang per harinya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Angka positif kita telah 19 persen. Artinya dalam 100 orang, terdapat 19 orang yang terpapar Covid-19,” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, pandemi Covid-19 bisa berakhir bila masyarakat sadar dan paham pentingnya protokol kesehatan. “Masker adalah salah satu upaya mengendalikan Covid-19,” katanya.

Turut hadir dalam peninjauan Dokter Andani, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumbar, Drs. H. Syafrizal Ucok, MM, Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, asisten, kepala OPD terkait, direktur RSUD, camat, lurah dan tokoh masyarakat. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB