Agam, Prokabar – Beragam cara umat muslim di Ranah Minang menyambut bulan suci Ramadhan. Termasuk di Jorong Bancah, Kanagarian Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.
Tradisi Bacolok atau api obor batung menjadi sebuah kebiasaan anak-anak MDA dan masyarakat, beramai-ramai ke jalanan membuat suasana gelap jalan menjadi terang karenanya. Ratusan penduduk kampung itu berjalan sepanjang beberapa kilometer sambil melantunkan Asma Allah atau lagu islami.
Ketua MDA Bancah, Yasni Sukri mengatakan Tradisi tersebut sudah ada secara turun temurun. “Sejak nenek moyang kita dulu, acara ini sudah ada. Dan untuk saat ini, nilai-nilai yang tertanam adalah menunjukan perjuangan orang tua terdahulu hanya menggunakan colok sebagai penerangan berjalan menuju masjid,” tuturnya.
Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan semangat dan motivasi bersama menyambut Ramadhan. “Ikatan silahturahmi akan semakin kuat sesama masyarakat. Termasuk nilai ukuwah islamiah kita beribadah selama bulan suci ini nantinya,” terang Yasni.
Prosesi kegiatan diawali berjalan dari Surau Sidang menuju Surau Aji Gunuang, kemudian ke Jorong Kukuban dan berakhir di Masjid Ummil Qura. “Selama perjalanan, anak-anak membawa colok sambil bernyayi lagi Islami atau Asmaul Husnah,” pungkasnya. (rud)
















