Ramadan 1440 H

Ini Titik Rawan Longsor yang Perlu Diwaspadai Saat Mudik di Sumbar

Padang, Prokabar – Melakukan perjalanan mudik lebaran di Sumatera Barat (Sumbar) harus dilakukan dengan hati-hati agar selamat sampai tujuan. Terutama di Sumbar yang menjadi rawan bencana, apalagi di musim hujan.

Ada tiga titik yang harus diwaspadai, Ketiga lokasi itu adalah Lembah Anai Padang Panjang, Palupuah Kabupaten Agam, dan jalur jalan Sitinjau Laut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) Erman Rahman mengatakan, berdasarkan survei BPDB, tiga lokasi ini kerap menjadi sasaran bencana. Bahkan walaupun tidak hujan sering juga terjadi bencana dilokasi tersebut.

Sedangkan potensi rawan banjir bisa terjadi di kawasan Pasaman Barat, Kabupaten Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai, Lima Puluh Kota, Agama, Pasaman, dan Tanah Datar.

“Jumlah (rawan bencana) memang belum dipetakan keseluruhannya, tapi setidaknya ada sejumlah daerah yang menjadi perhatian khusus,” sebut Erman, jumat (17/5).

Sebagai antisipasi bencana alam di musim mudik lebaran, BPBD Sumbar menyiagakan petugas kebencanaan dan relawan di jalur mudik yang rawan banjir dan longsor di provinsi itu selama 24 jam mulai H-7 hingga H+7.

Dilanjutkannya, petugas disiagakan 1×24 jam selama mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Hal ini untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa.

“Selama lebaran, kami petugas BPBD dan relawan tetap standby 24 jam yang tersebar di berbagai lokasi rawan bencana, begitu juga dengan BPBD kabupaten/kota,” katanya.

Erman mengaku, sudah menjalin koordinasi dengan semua instansi terkait untuk mengantisipasi ancaman tanah longsor di jalur mudik di Sumbar. Seperti, menempatkan sejumlah alat berat di jalur tersebut.

“Dengan adanya alat berat yang siaga di jalur mudik, sehingga kalau terjadi longsor dan menimbun badan jalan langsung dibersihkan, dan arus laju kendaraan bisa berjalan lancar,” kata Erman.

Selain itu, pihaknya juga akan mendirikan posko siaga, serta memasang rambu-rambu peringatan di jalur-jalur rawan bencana. Pendirian posko dan rambu-rambu ini untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran. Dalam hal ini, BPBD bekerjasama dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan.

“Kami rencananya juga akan mendirikan posko-posko kecil di titik-titik rawan longsor dan banjir. Selain posko, kami pun akan memasang rambu-rambu peringatan dengan berkoordinasi bersama dinas perhubungan,” tukasnya.(*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top