Ini Tips Sederhana Jauhi Serangan DBD dari Dinkes Pasaman

Penulis -

Selasa, 27 Agustus 2019 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Musim hujan melanda Pasaman. Ini adalah waktu terbaik bagi nyamuk berkembang biak, terutama jenis aedes aegypti yang dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Arnida, mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat serta menciptakan lingkungan yang bersih guna mewaspadai serta mencegah nyamuk aedes aegepty tersebut.

“Mari menjaga kebersihan dari jentik nyamuk dan menghindari gigitan nyamuk dengan cara menguras tempat penampungan air,”ujar Arnida, Selasa (27/8).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Tindakan ini kata dia, adalah pencegahan utama penyakit DBD dalam membasmi penyebaran vektor-patogen dengan cara menghancurkan, mengubah, menghapus atau mendaur ulang wadah yang menjadi tempat telur nyamuk bersarang. Jentik nyamuk itu tumbuh di genangan air yang tidak mengalir seperti tempat penampungan air.

“Oleh karena itu, rutinlah menguras dan membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, baskom, vas bunga, pot tanaman, dan akuarium,” himbau Arnida.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Untuk penampungan air yang besar, rutinlah berikan bubuk abate agar terbebas dari jentik nyamuk. Tutup rapat tempat-tempat penampungan air ini agar nyamuk tak membuat sarang di situ,” tambahnya.

Arnida juga mengatakan, bersihkan tempat genangan air lainnya seperti tempat penampungan di bawah wastafel, kulkas, AC, bahkan tempat minum hewan peliharaan. Pastikan tak ada wadah yang dapat menampung air hujan di sekitar lingkungan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Lebih lanjut Arnida juga menghimbau agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan, bukan hanya di dalam ruangan, pastikan pula lingkungan sekitar rumah aman dari jentik nyamuk.

“Dengan membersihkan lingkungan sekitar seperti tempat sampah, talang air, selokan, dan jalanan yang tergenang air. Gotong royong membersihkan komplek tempat tinggal dapat menjadi solusi bersama agar lingkungan tetap bersih,” tukas Arnida. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB