Pasaman, Prokabar — Musim hujan melanda Pasaman. Ini adalah waktu terbaik bagi nyamuk berkembang biak, terutama jenis aedes aegypti yang dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Arnida, mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat serta menciptakan lingkungan yang bersih guna mewaspadai serta mencegah nyamuk aedes aegepty tersebut.
“Mari menjaga kebersihan dari jentik nyamuk dan menghindari gigitan nyamuk dengan cara menguras tempat penampungan air,”ujar Arnida, Selasa (27/8).
Tindakan ini kata dia, adalah pencegahan utama penyakit DBD dalam membasmi penyebaran vektor-patogen dengan cara menghancurkan, mengubah, menghapus atau mendaur ulang wadah yang menjadi tempat telur nyamuk bersarang. Jentik nyamuk itu tumbuh di genangan air yang tidak mengalir seperti tempat penampungan air.
“Oleh karena itu, rutinlah menguras dan membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, baskom, vas bunga, pot tanaman, dan akuarium,” himbau Arnida.
“Untuk penampungan air yang besar, rutinlah berikan bubuk abate agar terbebas dari jentik nyamuk. Tutup rapat tempat-tempat penampungan air ini agar nyamuk tak membuat sarang di situ,” tambahnya.
Arnida juga mengatakan, bersihkan tempat genangan air lainnya seperti tempat penampungan di bawah wastafel, kulkas, AC, bahkan tempat minum hewan peliharaan. Pastikan tak ada wadah yang dapat menampung air hujan di sekitar lingkungan.
Lebih lanjut Arnida juga menghimbau agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan, bukan hanya di dalam ruangan, pastikan pula lingkungan sekitar rumah aman dari jentik nyamuk.
“Dengan membersihkan lingkungan sekitar seperti tempat sampah, talang air, selokan, dan jalanan yang tergenang air. Gotong royong membersihkan komplek tempat tinggal dapat menjadi solusi bersama agar lingkungan tetap bersih,” tukas Arnida. (Ola)
















