Lubuk Basung, Prokabar — Salah satu terobosan yang dilakukan Polres Agam pada tahun 2018 adalah dengan menjalin kerjasama dengan SMK Negeri 1 Tanjung Raya. Menekan MOU dalam pelajaran kurikulum penjaskes, khusus tentang Bahaya Narkoba.
Untuk itu pada tahun 2019, Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi mengungkapkan akan mengembangkan hal tersebut ke tingkat SMA dan SMK lain di Agam. Hal tersebut diungkapkan Kapolres usai memimpin langsung serah terima jabatan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Agam, Sabtu (19/1) kemarin.
Dirinya menjelaskan, program tersebut dirancang dan dilaksanakan melalui KBO SATBINMAS, Iptu Akhiruddin berkoordinasi dengan Kepala Sekolah SMK Negeri Tanjung Raya, Muhammad Dinin.
“Untuk tahun 2019 ini, kami akan mengembangkannya ke 3 SMK dan SMA lainnya. Bahkan ke tingkat pelajar SMP juga. Tidak hanya itu, setelah pelajar tersebut berhasil menjadi matang menguasai bahaya narkoba, mereka akan menjadi pelopor di tingkat kecamatan hingga di tiap nagari nantinya,” pungkas AKBP Ferry Suwandi.
Untuk diketahui, di tahun 2018, Kasat Resnarkoba Polres Agam berhasil mengungkap dan menangkap banyak pengedar narkoba. Total kasus sebanyak 29 kasus dan sudah berhasil ditangani sampai pelimpahan ke pengadilan negeri.
Satu diantaranya di November 2018 lalu, menangkap pengedar besar di Palembayan. “3 orang sindikat pengedar yakni Resedivis berinisial EV (51) dengan Istrinya Si Ratu Sabu berinisial FT (37). Sedangkan seorang lagi, mantan anggota Polri yang dipecat dari kasus yang sama. (rud)
















