Ini Target Pemkab Pessel Tentang Kunjungan Wisatawan di 2019

Penulis -

Rabu, 13 Maret 2019 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), menargetkan angka kunjungan wisatawan sepanjang 2019 lebih dari 3 juta orang.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pessel, Hadi Susilo mengatakan, target itu seiring visi daerah yang mencita-citakan negeri daerah itu sebagai destinasi utama wisata bahari di Sumatera Barat.

“Apalagi sejak Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh diresmikan Presiden Joko Widodo,” ungkapnya pada wartawan di Painan beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Dalam revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2016-2021, pemerintah daerah menargetkan angka kunjungan wisatawan lokal mencapai 2.800 orang.

Sedangkan wisatawan mancanegara sebanyak 1.850 orang. Asumsi itu lebih tinggi dari target tahun lalu yang hanya 2.600 untuk wisatawan lokal dan 1.800 orang mancanegara.

Guna mewujudkan target itu, lanjutnya, pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah strategis diantaranya mengembangkan destinasi yang ada.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Salah satu upaya pengembangan itu adalah dengan meningkatkan sarana dan prasarana penunjang pariwisata di negeri berjuluk ‘Sejuta Pesona’ itu.

“Tahun ini, kita siapkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp4 miliar. Ditambah dengan Dana Alokasi Khusus (DAK),” ujarnya.

Ia menambahkan, melakukan pemasaran melalui berbagai upaya promosi sektor wisata unggulan.
Penetrasi pasar itu tak hanya dilakukan di lingkup regional semata.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Akan tetapi juga skala nasional. Bahkan internasional. Memacu pengembangan industri penunjang sektor pariwisata, dengan melibatkan peran serta warga di sekitar destinasi.

Selain itu, katanya, meningkatkan kapasitas pelaku usaha jasa pariwisata. Pemerintah sejak beberapa tahun lalu telah melakukan pembinaan pada kelompok-kelompok sadar wisata.

“Karena kita tau, sektor pariwisata ini merupakan harapan baru bagi ekonomi daerah. Karena dia melibatkan banyak sektor ekonomi,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB