Padang, Prokabar – Management PT Semen Padang menargetkan penggunaan semen dari pabrik tertua di Indonesia itu mencapai 100 persen pada proyek tol Trans Sumatera di 2020.
Direktur Utama Semen Padang, Yosviandri menyampaikan, pembangunan jalan bebas hambatan itu merupakan peluang bagi perseroan untuk meningkatkan pangsa pasar secara regional.
“Keinginan kami adalah 100 persen,” ungkap dia dalam keterangan tertulisnya melalui pesan Whatsapnya pasa Prokabar.com di Padang, Jumat (22/11).

Kementerian PUPR menargetkan empat ruas tol Trans Sumatera bakal beroperasi pada 2020 antara lain Padang Pekanbaru Seksi I (Padang-Sicincin) sepanjang 30,4 Kilometer.
Seksi II dan III Kayu Agung – Palembang – Betung Jaka Baring – Betung sepanjang 69,19 Kilometer. Sigli – Banda Aceh, 74 Kilometer dan Seksi I Medan – Binjai, 6,27 Kilometer.
Hingga November tahun ini, ruas tol Trans Sumatera yang sudah beroperasi mencapai 467,6 km. Secara keseluruhan, dari Lampung – Aceh mencapai 2.974 Kilometer.
Sesuai rencana, pembangunan ditargetkan rampung pada 2024. Paling tidak, lanjutnya, pembangunan ruas tol Trans Sumatera harus menggunakan produk Semen Indonesia Grup.
“Dalam hal ini tentunya produk Semen Padang. Kami inginnya seperti itu,” ujarnya.
Ketika ditanyai soal potensi peningkatan pangsa pasar di regional Sumatera, dirinya mengaku proyek tersebut belum berdampak signifikan terhadap peningkatan pangsa.
Sebab, pembangunannya masih belum lancar. Namun jika sudah lancar, secara otomatis bakal berdampak besar terhadap penjualan produk. “Kami tentu berharap ini lancar,” tutupnya. (tds)
















