Ini Target Cetak Sawah di Aceh Pada Tahun 2019

Penulis -

Selasa, 8 Januari 2019 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh, Prokabar — Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh tahun 2019 ini memprogramkan cetak sawah baru 830 hektare (Ha) di Lima wilayah. Tujuannya untuk menambah sawah baru yang produktif karena banyak sawah di daerah tersebut sudah dialih fungsi untuk penggunaan lain, seperti untuk pembangunan toko, rumah, gudang, dan lain-lain.

Kadistanbun Aceh, A Hanan, menyebutkan kelima wilayah yang diprogramkan untuk cetak sawah baru itu, yakni Aceh Besar dan Aceh Timur masing-masing 200 hektare, dan Pidie 100 hektare. Untuk ketiga daerah ini rencananya menggunakan APBN. Sedangkan untuk Bireuen 40 hektare dan Aceh Tamiang 290 hektare menggunakan APBA 2019.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Mekanisme pencetakan sawah baru ini diserahkan kepada masing-masing daerah yang dikerjakan secara swadaya/swakelola melalui kelompok tani setempat. Sistem itu digunakan, supaya sawah yang dicetak nanti, langsung bisa ditanami padi, kedelai, atau jagung oleh anggota kelompok tani sesuai kondisi iklim,” kata A Hanan, Selasa (8/1).

Sebaliknya, kata Hanan, jika proyek ini dikontrakkan kepada pihak ketiga, maka dikhawatirkan kelompok tani banyak yang tidak mau mengolah lahan sawah baru yang sudah di cetak itu. A Hanan menyebutkan sesuai data hasil pemotretan satelit oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pusat pada 2018, luas sawah produktif di Aceh tinggal sekitar 193.146 hektare lagi dari sebelumnya pada 2016 sesuai data BPS sekitar 293.067 hektare.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Nah untuk mengganti sawah baku produktif yang sudah beralih fungsi sebanyak 99.922 hektare lebih itu di berbagai daerah butuh waktu panjang yang salah satu caranya melalui cetak sawah baru. Jika tidak, sawah semakin mengecil dan hal ini bisa mengancam ketahanan pangan Aceh dan nasional di masa mendatang,” ujar A Hanan. Selain itu, kata Hanan dengan berkurangnya sawah di Aceh, juga berkurang jatah bantuan pupuk subsidi, seperti mulai tahun ini berkurang lebih 30 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.

A Hanan juga menyebutkan pada tahun anggaran 2018, Aceh mencetak 400 hektare sawah baru masing-masing 200 hektare di Pidie dan Subulussalam. Rinciannya di Pidie, yakni di Kecamatan Keumala tepatnya di Gampong Pulo Pante 50 hektare, Gampong Juiem 26 hektare, dan Gampong Cot Kreh 36 hektare.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Kemudian di Gampong Asan, Kecamatan Titue 16 hektare, Gampong Luteung, Kecamatan Mane, 13 hektare, dan di Gampong Bangkeh, Kecamatan Geumpang, 59 hektare. Adapun di Kota Subuluusalam tepatnya di Kecamatan Rundeng, yaitu Desa Tanah Tumbuh 99 hektar dan, Desa Mandilam enam hektare. Terakhir di Kecamatan Sultan Daulat, yakni Desa Pulo Kedep 64 hektar dan Lae Simolap 31 hektare. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB