Ini Tanggapan Perantau Terkait Kondisi Danau Maninjau

Penulis -

Minggu, 5 Mei 2019 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raya, Prokabar — Buruknya Kondisi Danau Maninjau mengundang banyak respon dari semua pihak. Termasuk Murni Rauf (82), salah seorang perantau yang sudah berpuluh tahun merantau ke luar Sumatra Barat.

Menurut Mantan Mahkamah Agung itu, rusaknya air Danau Maninjau akibat lemahnya pengawasan dan kontrol Pemerintah Daerah dalam budidaya ikan melalui Keramba Jaring Apung. Setelah dibabat tubo belerang dipicu pakan ikan yang menggunung di dasar danau, ratusan ton ikan keramba sempat mati mengapung di atas permukaan.

“Saya sedih sekali. Dulu saat di zaman penjajahan Belanda, saat itu saya masih merasakannya, menjadi sasaran (kunjungan wisata). Di Dunia khususnya di Indonesia, jumlah danau tidaklah banyak, tapi kenapa tidak maksimal dikelola,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Dulu lanjutnya, Wisata Alam Danau Maninjau sudah sangat tersohor hingga ke Benua Asia, Eropa dan Amerika sana. Tapi sekarang malah terbelakang. “Beras Maninjau sejak dulu sangat enak dan unggul. Namun sekarang beras Solok dapat nama,” tuturnya.

Ia melanjutkan, secara ekonomisnya Maninjau ini tidak berubah sama sekali. Dengan potensi dimiliki, berharap fungsi danau dapat kembali seperti sedia kala.

“Saya melihat dan mendengar katanya keramba sudah dikurangkan. Tapi kok malah semakin banyak?,” herannya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Jika ditelusuri betul lanjutnya, pengusaha besar kebanyakan orang asing semua. Sementara pribumi hanya buruh bagi pemilik modal besar itu. Inilah yang merusak dan harus segera dituntaskan.

Sementara itu Marsda (Marsekal Muda) Imbron Baidirus, Tokoh Perantau Agam aktif di TNI Angkatan Udara juga sangat menyayangkan tidak optimalnya pemanfaatan potensi alam Danau Maninjau.

“Pada prinsipnya, tidak semua daerah yang memiliki keindahan alam seperti Danau Maninjau. Dan ini membutuhkan peran semua elemen masyarakan dan pemerintah daerah,” ujar Jenderal Bintang Satu TNI AU tersebut.

Selain danau dan panaroma nan indah, di sini juga terdapat Pemandian Air Hangat. Terutama di Jorong Gasang, Kanagarian Maninjau ini. “Dari dulu Pemandian Air Hangat ini seperti itu-itu saja. Beruntung Pak Murni Rauf sangat baik hati dan kembali merehap pemandian tersebut. Bahkan membangun mushalla disertai tempat wudhuk dan kamar bilas,” terangnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kami mewakili keluarga besar Murni Rauf bersama himpunan suku Tanjung. Baik di Perantauan maupun di kampung halaman, sangat berharap agar potensi ini dapat dikembangkan sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat. “Potensi wisata alam dan religius Danau Maninjau harus termanfaatkan secara tepat dan positif,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB