Ini Strategi Pemerintah Cegah Kebakaran Hutan di Tahun 2020

Penulis -

Senin, 9 Desember 2019 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Manggala Agni berusaha memadamkan api yang membakar hutan dan lahan gambut di Pekanbaru, Riau, Sabtu (1/8). Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), agar kebakaran hutan dan lahan tidak semakin meluas ke wilayah lainnya. ANTARA FOTO/Rony Muharrman/ed/pd/15

Petugas Manggala Agni berusaha memadamkan api yang membakar hutan dan lahan gambut di Pekanbaru, Riau, Sabtu (1/8). Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), agar kebakaran hutan dan lahan tidak semakin meluas ke wilayah lainnya. ANTARA FOTO/Rony Muharrman/ed/pd/15

Jakarta, Prokabar — Pemerintah lintas kementerian/lembaga kembali mempersiapkan strategi dan program guna menanggulangi masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih kerap terjadi di Indonesia.

Berdasar data Sipongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat per-Oktober 2019 luas areal yang terbakar seluas 942.465 hektare terdiri dari lahan mineral 672.708 ha (71%) dan lahan gambut 269.777 ha (29%). Dana siap pakai yang sudah digunakan untuk keperluan penanggulangan karhutla sampai 5 Desember 2019 mencapai Rp3,4 triliun.

Sebagai bukti komitmen dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla, Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Doddy Usodo Hargo menghadiri Rapat Kordinasi Khusus Tingkat Menteri  tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Gedung Manggala Wanabakti, KLHK, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Tujuan rapat tersebut adalah untuk menyusun program dan strategi pemerintah dalam melaksanakan pencegahan terjadinya kahutla di tahun 2020 mendatang.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar menyatakan, perlu pemberian reward atau penghargaan kepada pemerintah, aparat TNI/POLRI, relawan dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam penanganan karhutla. “Selain itu juga perlunya upaya meningkatkan program pengolahan lahan tanpa bakar (PLTB),” ujar Siti.

Sedangkan, Mendagri Tito Karnavian menegaskan ke depan pemerintah daerah dan pemerintah pusat akan segera melakukan mitigasi bencana. Menurutnya, pencegahan karhutla merupakan jalan yang terbaik dibandingkan dengan memadamkan kebakaran.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Pemerintah perlu melakukan pendekatan ke daerah yang umumnya sering terjadi karhutla agar terjadi lagi pembakaran lahan untuk pembukaan lahan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Panglima TNI Hadi Tjajanto berharap Pangdam dan Kapolda dapat memetakan daerah yang mungkin terjadi karhutla sehingga ketika musim kemarau tiba, sudah bisa melakukan pencegahan, dan ditambah melakukan patroli udara di daerah-daerah tertentu untuk memantau adanya titik api.

Menurut Kapolri Idham Azis, pihaknya telah melakukan penegakan hukum bagi para pembakar hutan di tahun 2019. Sampai 5 Desember lalu, penegakan hukum yang sudah dilakukan sejumlah 363, 191 kasus statusnya P21 oleh kejaksaan, 165 proses sidik, 7 kasus proses penyelidikan, dan jumlah tersangka 416, 393 perorangan dan 23 korporasi.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Strategi ke depan membentuk satgas didaerah-daerah yang mungkin terjadinya karhutla dan kami sudah berkordinasi dengan Jaksa Agung dan Mahkamah Agung agar para pelaku dapat dihukum dengan seadil adilnya dan tidak ada SP3 untuk kasus ini,” ujar Idham.

Menko Polhukam Mahfud MD pada akhir acara memastikan pemerintah akan mencegah terjadinya karhutla pada 2020. Setelah rapat akan diusulkan program kepada Presiden yang nantinya akan menjadi tindak lanjut untuk mencegah karhutla. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru