Nasional

Ini Sosok yang Cocok di BUMN Menurut Dahlan Iskan

Foto : HDP / Prokabar

Padang, Prokabar — Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan menilai ada salah satu sosok yang menurutnya layak diperhitungkan untuk menjadi petinggi di salah satu BUMN.

Hal tesebut diungkapkannya dalam catatannya di laman disway.id bertajuk “Prestasi BTP” seperti dikutip Prokabar, Senin (18/11).

Dahlan menilai salah satu sosok yang layak diperhitungkan tersebut adalah Arief Yahya, mantan menteri pariwisata. Di Kabinet Indonesia Maju, Arief tidak lagi menjabat lantaran tak memiliki partai.

Menurutnya, selama Arief Yahya menjadi menteri tidak terjadi kehebohan di Kementerian Pariwisata. Tapi hasilnya begitu nyata. Semua target tercapai. Bahkan masih sempat meletakkan fondasi.

“Banyak pimpinan yang hanya mementingkan sukses jangka pendek. Sesuai dengan masa kerjanya. Atau hanya bisa meletakkan fondasi. Fondasi seperti itu yang membuat pemimpin berikutnya cepat sukses. Meski ada juga pemimpin baru yang tidak mau pakai fondasi yang disiapkan.” tulisnya.

Dalam pandangannya, sosok Arief Yahya bisa mengerjakan dua-duanya. Sukses dalam meletakkan fondasi juga sukses mencapai target-target. Tanpa heboh-heboh.

“Untuk pertama kali dalam sejarah: pariwisata kita menghasilkan USD 20 miliar dolar setahun. Tahun 2019 ini. Itulah prestasi nyata pemerintahan Jokowi periode pertama. Yang jarang diekspos. Kalah dengan heboh-heboh yang lain.” sambungnya.

“Jenis orang seperti Arief Yahya  itulah yang saya maksud dengan orang yang berprestasi. Di mana pun ia ditempatkan akan seperti itu. Bahkan di bidang yang berbeda sama sekali pun. Itu pula pertimbangan saya dulu menempatkannya sebagai Dirut Telkom Indonesia.” ungkpanya.

Lebih lanjut, dirinya menambahkan, orang sejenis Arief Yahya hanya bisa tidak sukses untuk jadi caleg atau capres atau cagub dan cawali. Karena dirinya tidak populer.

“Padahal sistem pemilihan kita sekarang mementingkan yang populer melebihi yang berprestasi. Kita punya banyak sekali orang seperti Arief Yahya itu. 

Kalau saja orang jenis itu bisa banyak tampil alangkah cepat majunya Indonesia. Pun tidak usah semua. Cukup 70 persennya saja. Agar yang populer juga tetap mendapat muara.” tutupnya. (hdp)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top