Ini Solusi Pemko Padang Untuk Mendukung Ketahanan Pangan

Penulis -

Rabu, 19 September 2018 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Permintaan dan kosumsi komoditas pangan yang semakin meningkat di Padang dimana jumlah produksinya tak sebanding membuat pemerintah melakukan sejumlah upaya dalam peningkatan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Plt Kepala Dinas Pangan Kota Padang, Syahrial dalam kegiatan desiminasi informasi di Media Center, Balai Kota Padang, Rabu (19/9) mengungkapkan salah salah satu aspek yang mempengaruhi menurunnya produksi komoditas pangan adalah beralih fungsinya lahan pertanian.

“Peningkatan permintaan komoditas pangan dan beralihnya fungsi lahan pertanian dipengaruhi oleh peningkatan jumlah penduduk di Padang. Lima tahun kedepan diprediksi luas lahan pertanian yang tersisa kurang dari 5000 hektar,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Untuk itu pemerintah telah melakukan sejumlah upaya, salah satunya adalah solusi menanam dengan cara hidroponik. 

“Beberapa tahun belakang kita mengajak masyarakat untuk optimalisasi pemanfaatan pekarangan. Saat ini sudah ada 83 Kelompok Kawasan Rumah  Pangan Lestari (KRPL) yang tersebar di 11 Kecamatan.” terangnya 

Lebih lanjut ia mengatakan, pemerintah akan membangun pusat budidaya hidroponik di lantai IV Pasar Inpres Padang. “Untuk tahap awal telah kita anggarkan Rp200 juta dan mulai awal tahun 2019. Disana masyarakat juga dapat belajar dan bertanya seputar hidroponik serta kita adakan pelatihan.” sambungnya.

Ada sejumlah keuntungan yang akan didapat dalam mengembangkan sistem bertanam hidroponik, selain memiliki prospek yang bagus, hidroponik ini sangat diminati kawula muda dan juga telah banyak komunitas hidroponik. 

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Saat ini juga telah ada aplikasi penjualan sayur hidroponik. Selain itu kita juga telah ada pemasok sehingga memudahkan masyarakat untuk menjual hasil panen tanaman hidroponik,” terangnya.

Hidroponik adalah satu cara budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, akan tetapi menggunakan media inert (tidak mengandung hara) dan steril (tidak mengandung mikroba). Sistem menanam hidroponik dirasa cocok menjadi salah satu alternatif solusi akan masalah ketahanan pangan yang ada karena sistem ini tidak memerlukan lahan yang luas dan dapat dipanen dalam waktu yang relatif singkat. Waktu atau umur panen tanaman sangat tergantung pada komoditi yang ditanaman, untuk tanaman sayuran daun tergantung terhadap penampilan dan bobot optimal, biasanya sekitar satu bulan tanaman sayuran daun bisa dipanen.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menanam dengan sistem Hidroponik memiliki beberapa keunggulan selain  penggunaan lahan yang lebih efisien. Keunggulan-keunggulan tersebut antara lain adalah tanaman berproduksi tanpa menggunakan tanah, tidak ada resiko untuk penanaman terus menerus sepanjang tahun, kuantitas dan kualitas produksi lebih tinggi dan lebih bersih, penggunaan pupuk dan air lebih efisien, periode tanam lebih pendek, dan pengendalian hama dan penyakit lebih. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB