Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ini Serangkaian Kebijakan Pemkab Agam Antisipasi Penyebaran Covid 19

Dibaca : 233

Agam, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam, melalui Bupati Indra Catri, telah melakukan aksi sekaligus kebijakan terkait penanganan dan pencegahan cepat, terkait wabah Covid 19. Kebijakan tersebut agar masyarakat Kabupaten Agam tidak berdampak bahaya virus dari Wuhan, Cina tersebut.

Adapun sembilan poin kebijakan tersebut pertama melanjutkan Program Agam Menyamai yang sudah dilaksanakan sejak Kepemimpinan Bupati Agam Indra Catri. “Segera menanam bayam, kangkung, ubi batang di pekarangan,” ujar Bupati.

Kedua, pemberlakuan Social Distensing atau jaga jarak membantu menghambat penyebaran virus covid 19 tersebut. Ketiga, Bupati Agam juga mengeluarkan Maklumat untuk perantau dengan himbauan menunda mudik ke kampung halaman, barang siapa memaksakan mudik otomatis berstatus ODP. Jika berstatus ODP maka harus isolasi diri selama 14 hari. Kepolisian dan Gugus Tugas percepatan penanggulangan Covid 19 akan mengambil tindakan hukum jika status ODP tidak melaksanakan isolasi diri.

Ketiga, Bupati Agam juga merealisasikan Program Beras Gratis. Dikhususkan terlebih dahulu untuk masyarakat kehilangan penghasilan akibat terdampak covid 19 di nagari masing-masing. “Melapor dan mendaftar ke walinagari. Setekah terverifikasi, antar langsung melalui walijorong, relawan atau petugas khusus. Jangan lupa bukti tanda terima pemberian bantuan,” Kata Indra Catri lagi.

Keempat, membuat dan menyemprotkan disinfektan ke seluruh lingkungan dan rumah atau bangunan fasilitas umum. Aksi ini serentak dilaksakan sejak akhir Februari 2020 lalu. “Dimulai pembersihan dan penyemprotan disinfektan di Masjid, Mushalla dan Surau se Kabupaten Agam,” tuturnya.

Kelima, Indra Catri juga menghimbau agar masyarakat yang mengalami gejala Covis 19, segera melapor ke puskesmas terdekat.

Ke enam, terkait himbauan kewaspadaan penyebaran covid 19 terdapat 5 poin seperti, jangan panik, namun tetap waspada. Teruskan program taharah masjid dan WC tetap bersih. Jalankan pola hidup sehat. Menutup hidung dan mulut saat bersin. Jika merasa demam, segera periksakan diri ke puskesmas dan rumah sakit terdekat.

Ketujuh, segera ganti baju dan mandi sesampai di rumah dan sesering mungkin mencuci tangan dimanapun berada. “Di saat ke luar rumah, kita tidak tau benda apa yang telah disentuh. Transaksi uang tunai, juga sangat rentan penularan Covid 19,” paparnya.

Penularan virus itu hampir 90 persen melalui tangan yang kemudian menyentuh bagian wajah seperti hidung, mata dan mulut. “Jelas mencuci tangan dan menggunakan masker merupakan salah satu langkah mencegah tertular Covid 19,” terangnya.

Kedelapan, Kebijakan Pangan menghadapi Covid 19 agar masyarakat terdampak dapat mendapatkan solusi dan keringanan kebutuhan hidup. Seperti bantuan Beras Gratis 9 kg sesuai data TKS. Jika ada warga miskin atau terdampak belum terdata, dapat melaporkan diri ke kantor walinagari. Petugas akan melakukan verifikasi sesuai kriteria yang wajib mendapatkan bantuan.

Selain beras juga garam gratis. Penyaluran sayur buah dan bahan pangan lainnya. Lanjutkan agam menyemai. Serta bantuan berupa sayur, buah dan pangan lainnya bersumber dari Pemerintah Nagari. Bahan pokok tersebut diutamakan hasil produk pertanian nagari itu sendiri. Membeli dari melalui dana desa dan diperoleh dari petani lokal dan pedagang lokal kemudian disalurkan langsung melalui petugas yang telah ditunjuk.

“Kami Pemerintah Kabupaten Agam juga akan melaksanakan operasi pasar khusus seluruh KK di kabupaten agam. Yakni sebanyak 149.375 Kepala Keluarga. Sembako dibeli dari petani dan pedagang lokal di Kabupaten Agam. Camat menyalurkan ke nagari, dan pemerintah nagari langsung menyalurkannya,” pungkas Indra Catri. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top