Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ini Profil 4 Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar. Mulai Pengusaha Hingga Birokrat

Dibaca : 818

Tanah Datar, Prokabar – Sebanyak 4 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar telah mendaftar ke KPU setempat. Tiga hari dibukanya pendaftaran, ke 4 pasang calon tersebut mendaftar pada sabtu dan minggu, 5-6 september 2020.

Usai menerima pendaftaran seluruh bakal peserta Pilkada, Ketua KPU Tanah Datar, Fahrul Rozi mengatakan jika untuk sementara, seluruh persyaratan bakal paslon dinyatakan lengkap. Meski demikian, verifikasi lanjutan masih tetap dilakukan oleh tim verifikator KPU.

“Untuk sementara, persyaratan seluruh calon telah lengkap, akan tetap kita masih melakukan verifikasi lanjutan terhadap berkas administrasi paslon. Jika ada kekurangan, nanti kita hubungi untuk perbaiki,” ujar Fahrul Rozi.

Berikut profil singkat 4 bakal Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar berdasarkan urutan waktu pendaftatan di KPU Tanah Datar.

1. Eka Putra – Richi Aprian (Demokrat – Gerindra)

Pasangan ini merupakan pasangan perdana yang mendaftar ke KPU Tanah Datar pada sabtu (5/9). Keduanya diusung oleh dua partai, Demokrat dan Gerindra yang masing masing memiliki 4 dan 6 kursi di DPRD Tanah Datar.

Eka Putra merupakan salah satu pengurus partai di tingkat pusat, dengan posisi jabatan sebagai Wabendum DPP partai Demokrat. Ia juga digadang-gadangkan sebagai orang dekat SBY dan AHY.

Sementara, Richi Aprian merupakan Magister Hukum Universitas Indonesia dan berkiprah sebagai pengusaha di Provinsi Lampung. Ia juga pernah mengajar sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di ibu kota Jakarta.

Selain itu, ia juga kaya akan pengalaman organisasi. Dimana beberapa jabatan penting dalam organisasi pernah ia tempati, salah satunya Wakil Ketua Komite Tetap Bidang Koordinasi Pembangunan Wilayah Perbatasan. Koordinator Wilayah Sumatera Kamar Dagang (Kadin) Indonesia.

2. Betti Sadiq Pasadiqoe – Edityawarman (PAN – PPP)

Betti Sadiq merupakan satu satunya bakal calon Bupati perempuan di Sumatera Barat yang berani maju sebagai kepala daerah. Bagi masyarakat Tanah Datar. Nama Betti Sadiq tidaklah asing, pasalnya ia merupakan istri dari mantan Bupati Tanah Datar 2 periode Sadiq Pasadiqoe.

Betti Sadiq juga pernah berkiprah sebagai anggota atau legislator di DPR RI periode 2014 – 2019. Selain itu, ia juga pernah menduduki posisi strategis di PT Semen Padang hampir 27 tahun lamanya.

Memulai karirnya dari seorang guru di salah satu SMP Negeri di Sikaladi, Edityawarman, merupakan seorang birokrat yang berkiprah di lingkungan Pemko Padang Panjang. Ia juga pernah menduduki jabatan Camat Padang Panjang Timur, 2 Kabag Umum Setdako, Kabid Angkutan Dinas Perhubungan, dan Kabag Persidangan DPRD Kota Padang Panjang.

Sebelum maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Tanah Datar untuk mendampingi Betti Sadiq, jabatan terakhir Editywarman yakninya sebagai Sekretaris KPU Kota Padang Panjang periode 2018 – 2020.

3. Zuldafri Darma – Sultani (Golkar – PKS)

Zuldafri Darma, merupakan Wakil Bupati Tanah Datar yang maju sebagai bakal calon Bupati di Pilkada 2020. Ia merupakan seorang kader partai Golkar dan juga menjabat sebagai ketua DPD Golkar Tanah Datar.

Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma juga pernah menjadi anggota DPRD Tanah Datar periode (2004 – 2009). Dan pada pemilihan berikutnya ia menjabat sebagai ketua DPRD Tanah Datar selama dua periode (2009–2014) (2014–2016).

Sedangkan pasangannya, Sultani merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD provinsi Sumatera Barat 3 kali berturut turut.

Sultani, merupakan putra Nagari Pariangan Tanah Datar yang telah berkecimpung di kancah politik Sumatera Barat sejak 15 tahun lalu, dengan memulai karir politiknya diawal reformasi tahun 1998 lalu dibawah bendera Partai Keadilan Sejahtera.

4. Jon Enardi – Syafrudin (Nasdem, Hanura, PDI-P)

Maju sebagai bakal Bupati Tanah Datar, Jon Enardi maju dengan diusung 3 koalisi partai politik, Nasdem, Hanura dan PDI-P. Jon Enardi sendiri berlatar belakang sebagai konsultan hukum dan pengacara.

Jon Enardi juga pernah terlibat dalam beberpa organisasi seperti HMI, Menwa Fakultas Hukum UNAND, dan kepengurusan dalam organisasi IKMAL Pusat atau Ikatan Keluarga Malalo, sebagai ketua dewan pembina.

Sedangkan pasangannya Syafrudin merupakan seorang pensiunan PNS dan pamong senior. Jabatan terakhirnya, menjabat sebagai Asisten Administrasi Ekonomi Pemb & Kesra di lingkungan pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Syafrudin adalah orang yang telah banyak makan asam garam dalam bidang pemerintahan, dan hal ini dibuktikan dengan jabatan eselon 2 yang diamanahkan kepada dirinya, baik saat bertugas di lingkungan Pemkab Tanah Datar maupun Provinsi Sumatera Barat. Karirnya sendiri, ia mulai sejak tahun 1985 dengan jabatan awal staf pada Bagian Perekonomian Kantor Bupati
Tanah Datar. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top